Perkembangan teknologi komputasi berbasis kecerdasan buatan (AI) kini merambah ke perangkat berukuran ringkas. Asus secara resmi memperkenalkan Ascent QN10, sebuah inovasi komputer mini (Mini PC) pertama di dunia yang dibekali Unit Pemroses Neural (NPU) berkinerja tinggi hingga 80 TOPS. Perangkat inovatif ini dirancang untuk menjawab kebutuhan komputasi masa depan yang menuntut efisiensi daya tinggi tanpa mengorbankan performa pemrosesan data di tingkat lokal.
Di balik dimensinya yang mungil, Asus Ascent QN10 dipersenjatai dengan chipset flagship Snapdragon X2 Elite yang mengintegrasikan prosesor Qualcomm Oryon generasi ketiga dengan konfigurasi 18-core. Dapur pacu tangguh ini disandingkan dengan memori RAM LPDDR5X berkapasitas hingga 32GB dengan kecepatan transfer mencapai 9600 MHz. Kombinasi perangkat keras kelas atas ini diklaim mampu meningkatkan kinerja sistem secara keseluruhan sekaligus memangkas konsumsi daya hingga separuhnya dibanding generasi terdahulu.
Keunggulan utama dari peranti ini terletak pada NPU Qualcomm Hexagon terintegrasi yang mampu menyentuh angka 80 TOPS. Kekuatan pemrosesan AI yang masif ini memungkinkan pengguna menjalankan berbagai fitur cerdas, seperti asisten Copilot+ dan tugas agentik lainnya secara langsung di dalam perangkat (on-device). Dengan demikian, ketergantungan pada konektivitas komputasi awan (cloud) dapat diminimalisasi, yang secara langsung berdampak positif pada kecepatan respons dan keamanan data pengguna.
Dari segi desain fisik, Ascent QN10 menawarkan fleksibilitas ruang kerja yang luar biasa dengan dimensi hanya 130 x 130 x 40 milimeter serta bobot seringan 620 gram. Ukuran yang ringkas ini membuatnya 86 persen lebih kecil dibandingkan dengan komputer desktop konvensional. Hal ini mempermudah pengguna untuk membawa perangkat ini bepergian atau menyematkannya di area kerja yang terbatas tanpa perlu khawatir kehilangan ruang produktivitas.
Meski berukuran mini, kemampuan grafis dan konektivitas perangkat ini tidak boleh diremehkan. Berkat GPU Qualcomm Adreno X2-90, Mini PC ini sanggup menyokong hingga empat layar monitor beresolusi 4K secara simultan. Asus juga melengkapi produk ini dengan teknologi nirkabel mutakhir Wi-Fi 7 dan Bluetooth 6.0, serta jajaran porta fisik yang lengkap, termasuk tiga buah porta USB4 berkecepatan 40Gbps dan konektor ethernet LAN 2.5G untuk menjamin stabilitas transfer data.
Guna mengatasi potensi panas pada bodi yang padat, Asus menyematkan sistem pendingin inovatif berbasis ruang uap ganda (vapor chamber) dan kipas khusus untuk menjaga kestabilan suhu SSD PCIe Gen 5. Di sisi keamanan, sistem operasi Windows 11 Copilot+ PC pada perangkat ini dilindungi oleh Qualcomm Secure Processing Unit yang terintegrasi dengan teknologi Microsoft Pluton. Kehadiran akses langsung ke Qualcomm AI Hub juga membuka ruang inovasi yang luas bagi para pengembang lokal untuk menguji model pembelajaran mesin secara instan.