BPJS Kesehatan berkomitmen memperkuat jangkauan layanan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) di seluruh pelosok tanah air, khususnya bagi masyarakat yang berada di wilayah terdepan, terluar, dan tertinggal (3T). Melalui peluncuran inisiatif Layanan Ujung Negeri (Lanuri), lembaga ini berupaya menembus hambatan geografis dan keterbatasan infrastruktur yang selama ini menjadi kendala utama akses kesehatan.
Direktur Utama BPJS Kesehatan, Prihati Pujowaskito, menjelaskan bahwa program ini mengintegrasikan dua pendekatan utama, yakni Virtual Office Layanan Informasi dan Administrasi (Viola) dan layanan jemput bola melalui BPJS Keliling. Viola memanfaatkan teknologi konferensi video real-time untuk memangkas jarak, sementara BPJS Keliling hadir langsung ke lokasi-lokasi strategis untuk menjangkau penduduk yang belum terbiasa dengan layanan berbasis digital.
Hingga periode Mei 2026, efektivitas penggunaan Viola telah menunjukkan hasil positif dengan total 218.729 pemanfaatan. Sebagian besar layanan tersebut diakses oleh peserta Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan (PBI JK) yang berlokasi di fasilitas kesehatan tingkat pertama seperti Puskesmas. Keberhasilan ini menjadi landasan BPJS Kesehatan untuk mengimplementasikan Lanuri secara serentak di 558 titik di seluruh Indonesia.
Dalam upaya memperluas jangkauan tersebut, BPJS Kesehatan turut merangkul berbagai pihak, termasuk Kementerian Koperasi. Sinergi ini ditujukan agar jaringan Koperasi Desa dapat berfungsi sebagai hub atau titik akses, mengingat keberadaan mereka yang tersebar hingga ke tingkat kecamatan dan telah memiliki kesiapan infrastruktur internet untuk mendukung operasional layanan administrasi JKN.
Peluncuran program ini sekaligus menandai capaian positif dalam program 'Quick Wins' 100 hari kerja jajaran Direksi BPJS Kesehatan yang berhasil mencatatkan kinerja sebesar 91,53 persen. Inovasi ini diharapkan mampu menjadi solusi berkelanjutan dalam menciptakan keadilan akses kesehatan bagi seluruh lapisan masyarakat, tanpa terkecuali mereka yang berada di pelosok Indonesia.