Bali Convention & Exhibition Bureau (BaliCEB) mengambil langkah strategis untuk memperkuat posisi Pulau Dewata sebagai destinasi utama penyelenggaraan acara bisnis (MICE) tingkat dunia. Komitmen ini ditunjukkan lewat partisipasi aktif BaliCEB dalam ajang Indonesia Business Event Mart (IBEM) 2026 yang berlangsung di Jakarta International Convention Center (JICC), Jakarta.
Ajang IBEM 2026, yang berkolaborasi dengan Southeast Asia Business Events Forum (SEABEF), menjadi wadah pertemuan bisnis business-to-business (B2B) penting bagi industri MICE nasional. Melalui forum ini, BaliCEB secara intensif melakukan negosiasi dan penjajakan kerja sama dengan para perencana acara, agen perjalanan insentif, hingga operator wisata dari 13 negara potensial, termasuk Amerika Serikat, China, Jerman, hingga Uni Emirat Arab.
Ketua BaliCEB, Dr. Ketut Jaman, menyampaikan bahwa Bali kini harus bertransformasi dari sekadar destinasi liburan estetis menjadi mitra penyelenggaraan acara yang profesional, kreatif, dan berkelanjutan. Strategi ini dirancang untuk meyakinkan pasar global bahwa Bali memiliki kesiapan infrastruktur serta layanan berkualitas tinggi yang setara dengan kota-mice terkemuka lainnya di Asia Pasifik.
Ketut Jaman juga menekankan pentingnya menindaklanjuti setiap peluang yang tercipta selama pameran hingga menjadi kontrak nyata. Konversi sukses dari penjajakan bisnis ini diharapkan dapat langsung dirasakan manfaatnya oleh ekosistem lokal Bali, mulai dari industri perhotelan, penyelenggara acara, pekerja kreatif, pelaku UMKM, hingga masyarakat luas.