Universitas Muhammadiyah Enrekang (UNIMEN) terus memperkuat posisinya sebagai salah satu pilar pendidikan tinggi di kawasan Massenrempulu. Kampus ini resmi menambah dua program studi baru pada jenjang sarjana, yakni Program Studi Informatika serta Program Studi Teknologi Pangan dan Hasil Pertanian (TPHP). Langkah ekspansif ini dikukuhkan setelah UNIMEN mengantongi izin operasional resmi dari Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendikti Saintek) melalui Surat Keputusan Menteri Nomor 731/B/O/2026.

Dengan terbitnya izin tersebut, UNIMEN kini secara keseluruhan mengelola 17 program studi yang mencakup jenjang sarjana dan magister. Rektor UNIMEN, Dr. Syawal Sitonda, menegaskan bahwa kehadiran dua disiplin ilmu baru ini merupakan bagian dari visi strategis kampus untuk meningkatkan daya saing global sekaligus merespons tuntutan zaman. Penambahan prodi ini didasarkan pada hasil kajian internal yang menunjukkan tingginya minat lulusan sekolah menengah atas di wilayah sekitar terhadap sektor teknologi informasi dan pengolahan pangan.

Kendati demikian, proses pengajuan kedua program studi ini tidak terlepas dari berbagai tantangan. Ketua Tim Task Force Pengusulan Program Studi UNIMEN, Dr. Baharuddin, mengungkapkan bahwa pemenuhan standar sumber daya manusia, khususnya untuk posisi dosen informatika yang memenuhi kualifikasi ketat kementerian, sempat menjadi kendala utama. Namun, berkat kerja keras tim dan penyesuaian dokumen kurikulum secara berkala berdasarkan arahan penelaah Kemendikti Saintek, seluruh persyaratan akhirnya berhasil terpenuhi.

Ekspansi akademik ini juga melengkapi capaian positif UNIMEN sepanjang Juli 2026, yang sebelumnya sukses menambah jajaran dosen bergelar doktor. Melalui program studi baru ini, UNIMEN berkomitmen mencetak lulusan kompeten yang siap menyokong transformasi digital nasional serta memajukan hilirisasi industri pangan berbasis potensi komoditas lokal di Kabupaten Enrekang dan sekitarnya.