Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) memperkuat kiprah internasionalnya dengan menyelenggarakan program Pengabdian kepada Masyarakat Kemitraan Internasional (PkM-KI) di Jepang. Bekerja sama dengan Pimpinan Cabang Istimewa Muhammadiyah (PCIM) Jepang serta PPI Chiba, program ini bertujuan memberikan edukasi kesehatan komprehensif bagi mahasiswa dan pekerja asal Indonesia yang tengah menetap di Negeri Sakura.

Mengangkat tema promosi kesehatan terintegrasi, inisiatif yang dipimpin oleh Tanjung Anitasari Indah Kusumaningrum ini merespons berbagai tantangan hidup di luar negeri. Materi yang disampaikan mencakup aspek krusial seperti kesehatan reproduksi, keamanan pangan, manajemen stres, keselamatan kerja (K3), hingga pencegahan kelelahan kronis dan gangguan otot akibat posisi kerja yang tidak ergonomis.

Kegiatan dilaksanakan secara hibrida, memadukan metode tatap muka di Prefektur Chiba dan sesi daring. Selain melibatkan para dosen ahli dari Program Studi Kesehatan Masyarakat, Ilmu Gizi, dan Pendidikan Dokter UMS, sebanyak delapan mahasiswa juga diterjunkan langsung untuk menyusun materi sekaligus memfasilitasi diskusi kelompok interaktif.

Pada sesi luring yang berlangsung di Chiba Islamic Culture Centre, tim pemateri memfokuskan edukasi pada penanganan burnout dan stres kerja. Melalui metode bermain peran (role play), para peserta diajak menganalisis masalah nyata sehari-hari serta dibekali keterampilan praktis untuk menjaga kebugaran fisik dan mental di tengah padatnya aktivitas.

Inisiatif ini mendapat apresiasi tinggi dari PCIM Jepang yang menilai program tersebut sangat relevan dengan kebutuhan riil diaspora Indonesia. Sebagai langkah keberlanjutan, UMS dan PCIM Jepang berkomitmen memperluas jangkauan promosi kesehatan ini secara digital demi meningkatkan kualitas hidup warga Indonesia di berbagai wilayah Jepang.