Panglima Tentara Nasional Indonesia (TNI) Jenderal Agus Subiyanto menegaskan pentingnya penguasaan teknologi bagi generasi baru militer dalam menghadapi dinamika pertahanan global yang kian rumit. Hal tersebut disampaikannya saat memimpin upacara pelantikan dan pengambilan sumpah 734 perwira remaja lulusan Pendidikan Pertama Perwira Prajurit Karier (Dikma PA PK) TNI Reguler Gelombang I Tahun Ajaran 2026 di Jakarta.
Dalam amanatnya, Jenderal Agus menyampaikan apresiasi mendalam kepada para perwira muda yang telah menyelesaikan masa pendidikan militer dengan baik. Ia mengingatkan bahwa pelantikan ini bukanlah akhir perjuangan, melainkan gerbang awal dari dedikasi nyata untuk menjaga kedaulatan, keutuhan wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), serta keselamatan segenap bangsa.
Lebih lanjut, Panglima TNI menyoroti pergeseran geopolitik dan ancaman modern yang menuntut perwira TNI memiliki sudut pandang strategis yang luas. Menurutnya, kemampuan adaptasi yang cepat terhadap perkembangan teknologi informasi dan alutsista terkini menjadi kunci utama agar militer Indonesia tetap tangguh di berbagai medan tugas.
Guna mewujudkan visi tersebut, Jenderal Agus menginstruksikan para perwira remaja untuk senantiasa mengasah kapasitas kepemimpinan dan profesionalisme. Ia juga berpesan agar mereka selalu berpegang teguh pada Sapta Marga, Sumpah Prajurit, dan Delapan Wajib TNI, serta mengimplementasikan nilai-nilai PRIMA—Profesional, Responsif, Integratif, Modern, dan Adaptif—dalam setiap langkah pengabdian.