Dampak Siklon Tropis Senyar tidak hanya merusak infrastruktur fisik, melainkan juga sempat melumpuhkan akses layanan kesehatan masyarakat di Kabupaten Aceh Tamiang. Merespons situasi tersebut, Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa Aceh meluncurkan Program Recovery Kebencanaan di Desa Pangkalan, Kecamatan Kejuruan Muda. Langkah ini diprioritaskan untuk memulihkan akses kesehatan bagi kelompok rentan seperti ibu hamil, balita, lansia, dan penderita penyakit kronis.

Program pendampingan yang direncanakan berjalan hingga Desember 2026 ini diawali dengan sosialisasi pada Sabtu (25/7/2026). Kegiatan ini dihadiri oleh 27 peserta yang mencakup perwakilan Puskesmas, perangkat desa, bidan desa, kader kesehatan, serta tokoh masyarakat setempat. Pertemuan tersebut menjadi momentum penting untuk menyelaraskan persepsi dan mematangkan langkah pemulihan pascabencana.

LKC Dompet Dhuafa membagi program rehabilitasi ini ke dalam tiga pilar utama. Pertama, penguatan Pos Sehat Kesehatan Ibu dan Anak (KIA) yang berfokus pada pendampingan ibu menyusui serta pemantauan tumbuh kembang anak. Kedua, Pos Sehat Penyakit Tidak Menular (PTM) untuk mendeteksi dini penyakit seperti diabetes dan hipertensi. Ketiga, rehabilitasi fisik bangunan Pondok Bersalin Desa (Polindes) agar dapat kembali berfungsi optimal dalam melayani persalinan warga setempat.

Fasilitator Recovery Kebencanaan LKC Dompet Dhuafa Aceh, Reza Angreini, menjelaskan bahwa seluruh rangkaian kegiatan didahului oleh proses asesmen yang mendalam. Langkah ini krusial guna mengidentifikasi secara akurat masalah kesehatan prioritas di tingkat desa, sehingga intervensi yang dijalankan benar-benar relevan dengan kondisi riil di lapangan.

Senada dengan hal itu, Koordinator Wilayah LKC Dompet Dhuafa Aceh, Arfan Ramadhan, menggarisbawahi pentingnya kolaborasi aktif dari seluruh elemen desa. Menurutnya, kehadiran fasilitator di Desa Pangkalan bukan untuk menggantikan peran tenaga kesehatan yang sudah ada, melainkan untuk mempererat sinergi antara kader, bidan desa, dan pihak Puskesmas demi mewujudkan pemulihan yang berkelanjutan.

Program kemanusiaan yang didanai melalui dana zakat ini diharapkan tidak hanya mampu memulihkan kondisi Desa Pangkalan pascabencana Siklon Tropis Senyar, tetapi juga memperkuat ketangguhan dan kapasitas masyarakat secara mandiri dalam menghadapi potensi krisis kesehatan di masa depan.