Penyelenggaraan Piala Dunia FIFA 2026 yang berlangsung di tiga negara kini didukung penuh oleh teknologi kecerdasan buatan (AI) besutan Lenovo. Sebagai Mitra Teknologi Resmi FIFA, raksasa teknologi ini mengerahkan infrastruktur digital skala besar untuk memastikan kelancaran operasional di 104 pertandingan yang melibatkan 48 tim nasional.

Demi menyukseskan turnamen terbesar dalam sejarah sepak bola ini, Lenovo mendistribusikan lebih dari 25.000 perangkat pintar dari lini Lenovo dan Motorola. Infrastruktur ini disebar ke 600 titik strategis—termasuk stadion, pusat siaran, dan kamp latihan—dengan dukungan langsung dari 350 teknisi ahli guna menjaga kestabilan sistem hingga mencapai tingkat keandalan (uptime) 99,99 persen.

Salah satu terobosan utama dalam turnamen ini adalah platform analitik "FIFA AI Pro" yang dirancang untuk membantu tim pelatih menganalisis performa pemain secara presisi. Platform ini mampu memproses jutaan data metrik yang divisualisasikan dalam bentuk grafik serta model 3D, sehingga memudahkan pelatih dari berbagai negara dalam mengakses data taktis menggunakan perintah suara dalam belasan bahasa berbeda.

Di sektor penyiaran, Lenovo memperkenalkan fitur "Referee View" yang mengintegrasikan kamera tubuh wasit dengan teknologi stabilisasi berbasis AI. Sistem ini sukses mereduksi guncangan visual hingga 60 persen, memberikan sudut pandang orang pertama yang jernih bagi jutaan penonton di rumah dan menghadirkan sensasi berada langsung di tengah lapangan.

Tak kalah penting, penerapan sistem offside semi-otomatis kini dilengkapi dengan visualisasi avatar digital 3D untuk seluruh 1.248 pemain yang berlaga. Inovasi ini menyajikan visualisasi keputusan wasit secara lebih transparan dan akurat, sekaligus membuktikan bagaimana integrasi kecerdasan buatan mampu mentransformasi masa depan industri olahraga global.