Universitas Malikussaleh (Unimal) Lhokseumawe mengambil langkah proaktif dalam merespons pesatnya perkembangan kecerdasan buatan (AI) di dunia akademik. Melalui perhelatan Gemini Aksara 2026 yang digelar di Aula Cut Meutia, Kampus Bukit Indah pada Selasa (21/7/2026), para mahasiswa diajak untuk mengeksplorasi dan memanfaatkan teknologi AI secara cerdas, kritis, serta bertanggung jawab.
Mengusung tema "Revolusi Riset Mahasiswa: Mengoptimalkan Gemini dan Ekosistem Google AI untuk Penulisan Akademik yang Cerdas", inisiatif ini digagas oleh Annisya Febriana Lubis, salah satu peraih Top 50 Gemini Achiever. Kegiatan edukatif ini terselenggara berkat kolaborasi erat dengan Himpunan Mahasiswa Sistem Informasi (HIMASI) Unimal, yang mengemasnya ke dalam bentuk kompetisi esai, lomba konten kreatif, serta gelar wicara (talkshow).
Apresiasi tinggi datang dari Ketua Jurusan Teknik Elektro Unimal, Prof. Dr. Arnawan Hasibuan, Ph.D. Ia menekankan pentingnya adaptasi mahasiswa di era digital tanpa mengorbankan proses berpikir kritis. Menurutnya, keberadaan teknologi kecerdasan buatan seharusnya berfungsi sebagai akselerator produktivitas dan kreativitas, bukan sebagai pengganti nalar manusia dalam menghasilkan karya ilmiah yang berintegritas.
Senada dengan hal tersebut, Widyana Verawaty Siregar, Ph.D., selaku pembicara dalam sesi gelar wicara menjelaskan bahwa platform seperti Gemini dapat mempermudah mahasiswa dalam memformulasikan ide, menyusun kerangka berpikir, hingga memetakan referensi riset. Kendati demikian, ia mengingatkan agar penggunaan teknologi ini tetap dibarengi dengan etika akademis agar orisinalitas karya tetap terjaga.
Sementara itu, Ketua HIMASI Unimal, Hadistilla Rayzan Fasya, menuturkan bahwa ajang ini dirancang sebagai wadah literasi digital guna memperluas wawasan mahasiswa terhadap dinamika teknologi terupdate. Annisya Febriana Lubis selaku inisiator acara pun berharap kegiatan ini dapat menanamkan kesadaran bahwa AI adalah mitra kolaboratif dalam proses belajar, bukan alat instan pembuat karya.
Kemeriahan acara ditutup dengan penyerahan apresiasi kepada para pemenang lomba esai dan konten kreatif yang disambut antusias oleh seluruh peserta. Diskusi interaktif yang berlangsung sepanjang acara mempertegas pentingnya sinergi antara teknologi canggih dan kemampuan intelektual manusia di lingkungan perguruan tinggi.