Pemerintah Kota Ternate terus memperkuat sistem perlindungan sosial bagi warganya dengan memperluas jangkauan kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan hingga ke sektor olahraga. Komitmen ini disampaikan oleh Wali Kota Ternate, Dr. H. M. Tauhid Soleman, saat memaparkan strategi jaminan sosial dalam wawancara Jamsostek Award 2026 Tingkat Provinsi Maluku Utara secara daring.

Dalam pemaparan tersebut, Tauhid mengungkapkan bahwa tingkat kepesertaan (coverage) jaminan sosial ketenagakerjaan di Kota Ternate menunjukkan tren positif yang signifikan. Hingga saat ini, angka kepesertaan telah menyentuh 73,45 persen, mencerminkan efektivitas program jaring pengaman sosial yang dijalankan pemerintah daerah.

Keberhasilan tersebut didorong oleh konsistensi Pemkot Ternate dalam memberikan proteksi kepada berbagai kelompok pekerja. Mulai dari pekerja formal, tenaga honorer, PPPK Paruh Waktu, hingga aparatur kewilayahan seperti Ketua RT/RW dan tokoh agama. Perlindungan juga menyasar ribuan pekerja rentan, termasuk pengemudi ojek, nelayan, petani, pedagang, dan petugas kebersihan.

Kini, jangkauan perlindungan tersebut diperlebar ke sektor olahraga. Langkah progresif ini menyasar para atlet yang berlaga di ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Tobelo dan Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) Morotai, serta para pelatih sepak bola lokal. Mereka didaftarkan ke dalam program Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM) guna mengantisipasi risiko fisik yang tinggi selama kompetisi.

Menurut Tauhid, langkah ini merupakan bentuk apresiasi nyata atas perjuangan para insan olahraga yang telah mengharumkan nama daerah. Upaya perlindungan ini juga selaras dengan visi pembangunan "Ternate Andalan Jilid II" di bawah kepemimpinan Tauhid Soleman dan Nasri Abubakar, yang didukung penganggaran APBD secara transparan dan berkelanjutan.