Winger muda berbakat Spanyol, Lamine Yamal, menegaskan bahwa skuad La Roja berada dalam kondisi mental yang sangat positif menjelang pertemuan krusial melawan Prancis pada babak semifinal Piala Dunia 2026. Pertandingan yang dijadwalkan berlangsung di Dallas, Amerika Serikat, pada Rabu (15/7/2026) mendatang ini diprediksi akan menjadi laga sengit antara dua kekuatan besar sepak bola Eropa.

Yamal menepis anggapan bahwa timnya merasa terintimidasi oleh rekam jejak Prancis yang sedang berupaya mencapai final Piala Dunia untuk ketiga kalinya secara berturut-turut. Pemain berusia 18 tahun tersebut justru menekankan bahwa Spanyol memiliki keyakinan penuh untuk menghentikan dominasi Prancis dan merebut satu tempat di partai puncak.

Pertarungan ini menyoroti kontras gaya permainan kedua tim. Prancis akan mengandalkan ketajaman lini serang yang diisi oleh bintang-bintang seperti Kylian Mbappe, Ousmane Dembele, dan Michael Olise. Sementara itu, Spanyol datang dengan pertahanan solid yang terbukti sulit ditembus, dengan catatan hanya kebobolan satu gol dan lima kali menjaga gawang tetap bersih sepanjang turnamen.

"Ada dua kemungkinan: mereka mencapai tiga final Piala Dunia berturut-turut, atau kami mengalahkan mereka tiga kali. Saya tidak tahu apa yang akan terjadi, tapi kami sama sekali tidak takut," ujar Yamal saat memberikan keterangan kepada FIFA.

Kepercayaan diri kubu Spanyol semakin menguat setelah keberhasilan mereka menundukkan Belgia dengan skor 2-1 dalam laga perempat final yang alot di Los Angeles. Kemenangan tersebut menjadi suntikan moral berharga bagi anak asuh Luis de la Fuente untuk membuktikan kapasitas mereka di panggung dunia.