Kementerian Komunikasi dan Digital (Kementerian Komdigi) menegaskan bahwa informasi yang mengeklaim adanya kebocoran dokumen Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) terkait bahaya vaksin polio adalah berita bohong atau hoaks. Isu menyesatkan yang sempat beredar di media sosial ini dipastikan tidak memiliki dasar hukum dan fakta yang valid.
Berdasarkan hasil klarifikasi, BPOM tidak pernah merilis dokumen yang menyatakan bahwa vaksin polio membahayakan kesehatan masyarakat. Semua produk vaksin polio yang didistribusikan dalam program imunisasi nasional telah melalui serangkaian pengujian ketat serta pengawasan mutu yang komprehensif guna memastikan keamanan dan khasiatnya sebelum diberikan kepada anak-anak.
Pemerintah mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak mudah terprovokasi oleh narasi-narasi negatif yang tidak jelas sumbernya. Imunisasi polio sangat krusial untuk melindungi generasi muda dari ancaman kelumpuhan permanen, dan masyarakat diharapkan selalu menyaring informasi dengan merujuk pada kanal resmi BPOM atau Kementerian Kesehatan.