Organisasi Profesional Terpadu Indonesia Raya (Postidar) menyoroti dinamika sosial-politik tanah air yang mulai menghangat menjelang rencana aksi unjuk rasa pada 27 Agustus 2026. Meskipun menilai aksi demonstrasi sebagai hal yang wajar dan konstitusional dalam iklim demokrasi, Postidar mengingatkan agar riak politik tersebut tidak sampai mengganggu stabilitas nasional.
Presidium Postidar, Ahmad Kailani, menekankan pentingnya menjaga kondusivitas dalam negeri. Ia memaparkan bahwa sejak dilantik pada Oktober 2024, duet kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka terus berupaya menyatukan berbagai kekuatan politik domestik demi mengakselerasi pertumbuhan ekonomi.
Kailani juga mengapresiasi langkah diplomasi luar negeri aktif yang diusung Presiden Prabowo dengan prinsip persahabatan universal. Strategi tersebut diklaim mulai membuahkan hasil konkret bagi pembangunan nasional, salah satunya ditandai dengan reaktivasi proyek strategis lapangan gas Abadi di Blok Masela, Maluku, yang sebelumnya mangkrak selama hampir tiga dekade.