Indeks Bisnis-27 mengawali pekan ini dengan performa yang kurang memuaskan. Pada pembukaan perdagangan Senin (13/7/2026), indeks yang merupakan kolaborasi antara Bisnis Indonesia dan Bursa Efek Indonesia (BEI) ini mencatatkan pelemahan sebesar 0,71% ke level 406,87.
Sentimen negatif di pasar terlihat dari distribusi saham yang didominasi oleh pergerakan di zona merah. Tercatat sebanyak 18 saham mengalami pelemahan, sementara hanya enam saham yang mampu bertahan di zona hijau dan tiga saham sisanya bergerak stagnan.
Tekanan utama pada indeks ini datang dari sektor komoditas. PT Darma Henwa Tbk. (DEWA) memimpin pelemahan dengan koreksi 2,37% ke harga Rp330 per saham. Tidak jauh berbeda, PT Merdeka Battery Materials Tbk. (MBMA) menyusul dengan penurunan 2,02% ke level Rp484, diikuti oleh PT Bumi Resources Minerals Tbk. (BRMS) yang terkoreksi 1,78% menjadi Rp496 per saham.
Selain emiten tersebut, saham sektor tambang lainnya seperti ANTM dan INCO juga turut mencatatkan penurunan masing-masing sebesar 1,72% dan 1,71%. Di sisi lain, arus beli masih terlihat terbatas pada beberapa saham seperti MEDC, UNTR, dan PGAS yang mencatatkan penguatan tipis.
Secara makro, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) juga menunjukkan pergerakan fluktuatif. Meskipun sempat dibuka menguat pada level 5.934,71, IHSG kemudian bergerak terkoreksi 0,18%. Hingga sesi pagi, total kapitalisasi pasar IHSG tercatat berada pada angka Rp10.348 triliun dengan volume perdagangan mencapai 1,05 miliar saham.
Penting untuk dicatat bahwa ulasan ini bersifat informatif dan bukan merupakan ajakan untuk melakukan aksi beli atau jual saham. Keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab investor.