AMBON - Gubernur Maluku, Hendrik Lewerissa, secara resmi membuka gelaran Festival Marawai di Negeri Hatalai pada Selasa (25/8/2026). Dalam sambutannya, Lewerissa menegaskan bahwa festival tahunan ini bukan sekadar panggung hiburan dan unjuk seni semata, melainkan sebuah instrumen penting untuk memperkokoh tali persaudaraan serta menegaskan kembali jati diri masyarakat Maluku.
Menurut Lewerissa, Festival Marawai mengusung esensi yang jauh lebih mendalam dari sekadar selebrasi kultural. Ia memandang perhelatan ini sebagai ruang kolektif untuk membangkitkan kembali nilai-nilai luhur kepedulian dan kebersamaan yang selama ini menjadi fondasi sosial masyarakat di Bumi Raja-Raja.
Lebih lanjut, Gubernur berharap wadah kebudayaan ini mampu mengintegrasikan berbagai potensi lokal, mulai dari sektor kesenian, industri kreatif, hingga penguatan ekonomi kerakyatan. Melalui sinergi kebudayaan dan semangat gotong royong, ia optimistis masyarakat Maluku dapat bersama-sama membangun daerah ke arah yang lebih maju.