Universitas Negeri Semarang (UNNES) secara aktif mendorong peningkatan partisipasi perempuan dalam sektor keolahragaan dan teknik, dua bidang akademis yang selama ini didominasi oleh laki-laki. Upaya ini diwujudkan melalui kegiatan sosialisasi program studi (prodi) yang menyasar ratusan siswi di MA NU Banat Kudus pada Kamis (6/8), guna memotivasi generasi muda perempuan untuk mengambil peran strategis di bidang tersebut.
Langkah strategis ini bertujuan untuk mengikis stereotip gender tradisional yang kerap menganggap disiplin ilmu teknik mesin dan olahraga tidak ramah bagi perempuan. Dalam sosialisasi tersebut, perwakilan UNNES memaparkan struktur kurikulum serta prospek karier yang menjanjikan bagi lulusan perempuan. Selain itu, para siswi diberikan kesempatan langsung untuk mencoba berbagai alat ukur teknologi di bidang olahraga dan teknik, guna menunjukkan bahwa kedua ranah ini kini semakin inklusif.
Kegiatan ini disambut antusias oleh 338 siswi kelas XII MA NU Banat Kudus. Kehadiran tokoh panutan (role model) perempuan dalam presentasi tersebut berhasil membangkitkan motivasi mereka untuk melanjutkan pendidikan tinggi di rumpun keilmuan tersebut. Kepala Humas UNNES, Dr. Surahmat, menegaskan komitmen universitas untuk memberikan ruang seluas-luasnya bagi mahasiswi untuk berkarier di program studi teknik dan olahraga.
Dosen Pendidikan Teknik Mesin UNNES, Kaleb Priyanto, menjelaskan bahwa bidang teknik pada jenjang sarjana kini lebih menitikberatkan pada proses perancangan dan analisis sistem, bukan sekadar pekerjaan fisik di lapangan yang identik dengan lingkungan kotor. Dengan demikian, tantangan akademis di sektor ini sangat relevan dan dapat diakses dengan baik oleh perempuan.
Senada dengan hal itu, Wiga Nurlatifa dari Prodi Pendidikan Kepelatihan Olahraga menambahkan bahwa industri olahraga saat ini menawarkan peluang karier yang sangat terbuka bagi perempuan. Lulusan tidak hanya diarahkan menjadi atlet, tetapi juga memiliki peluang besar untuk berkarier sebagai pelatih profesional maupun instruktur kebugaran pribadi (personal trainer) yang pasarnya terus berkembang.