Provinsi Lang Son secara resmi meluncurkan Sistem Manajemen Dokumen yang dirancang khusus untuk mengakselerasi transformasi digital di kalangan komunitas bisnis lokal. Langkah ini menjadi implementasi nyata dari kebijakan pemerintah pusat dalam meningkatkan efisiensi operasional, transparansi, serta daya saing iklim investasi di wilayah tersebut.

Sistem baru ini memungkinkan pelaku usaha untuk melakukan pengelolaan berkas secara elektronik, mulai dari proses pengiriman dokumen, penandatanganan digital, hingga pengarsipan yang terintegrasi. Keunggulan utama dari platform ini adalah konektivitasnya dengan Platform Interoperabilitas Dokumen provinsi, yang memungkinkan pertukaran data secara aman antara sektor privat dan lembaga pemerintah, sehingga secara signifikan memangkas biaya serta waktu birokrasi.

Sebagai bentuk kompensasi dan dorongan adopsi teknologi, pemerintah daerah memberikan akses penggunaan sistem ini secara cuma-cuma bagi pelaku bisnis selama 12 bulan pertama. Kebijakan ini diharapkan mampu menciptakan pola kerja yang lebih profesional serta mempercepat integrasi layanan digital dalam ekosistem bisnis di Lang Son.

Selain peluncuran sistem, pemerintah daerah turut meresmikan Peraturan Koordinasi periode 2026-2030 antara Departemen Sains dan Teknologi dengan Asosiasi Pengusaha Provinsi. Kolaborasi strategis ini mencakup dukungan pengembangan sumber daya manusia digital, penerapan kecerdasan buatan (AI), perlindungan kekayaan intelektual, serta dukungan bagi ekosistem startup.

Wakil Ketua Komite Rakyat Provinsi Lang Son, Doan Thanh Son, menegaskan bahwa perubahan pola pikir menjadi kunci keberhasilan program ini. Fokus utama pemerintah kini beralih dari sekadar membangun infrastruktur teknologi menjadi peran pendampingan aktif agar setiap pelaku usaha dapat memanfaatkan sistem digital secara maksimal dan efektif.