Perdagangan di bursa saham Hong Kong pada Kamis (30/7/2026) ditutup di zona hijau setelah melewati pergerakan yang fluktuatif sepanjang hari. Sempat tergelincir ke zona merah pada sesi siang, Indeks Hang Seng berhasil bangkit menjelang penutupan pasar dan berakhir menguat tipis 0,20 persen di level 25.858,88.
Sepanjang sesi transaksi tersebut, indeks acuan ini dibuka pada level 25.875,83. Tekanan jual sempat menyeret indeks ke titik terendah hariannya di posisi 25.657,33, sebelum akhirnya aksi beli mendorongnya kembali hingga sempat menyentuh level tertinggi di 25.971,63 menjelang bel akhir perdagangan.
Penyokong utama kebangkitan indeks kali ini datang dari gairah pasar penawaran umum perdana (IPO) lokal yang kembali bergeliat. Keberhasilan penawaran perdana raksasa teknologi jaringan optik, Zhongji Innolight, yang berhasil meraup dana segar hingga 53 miliar dolar Hong Kong, menjadi katalis positif. Pencapaian ini sekaligus menegaskan masih tingginya minat investor terhadap sektor infrastruktur kecerdasan buatan (AI) di kawasan Tiongkok.
Meski demikian, laju penguatan Hang Seng sempat tertahan oleh melambatnya momentum saham-saham teknologi akibat kekhawatiran global terhadap valuasi sektor AI. Koreksi yang melanda saham-saham sektor perbankan dan finansial konvensional turut memberikan tekanan tambahan bagi pergerakan indeks utama sepanjang hari.
Dari sisi eksternal, sikap hati-hati membayangi para pelaku pasar menyusul keputusan bank sentral Amerika Serikat, The Fed, untuk mempertahankan suku bunga acuannya. Langkah ini memicu rotasi modal ke sektor defensif di kawasan Asia. Selain itu, ketegangan geopolitik di Timur Tengah yang mendorong harga minyak dunia melampaui 90 dolar AS per barel turut memperpanjang volatilitas pasar.