Memasuki tahun 2026, peta persaingan pasar ponsel pintar untuk segmen permainan digital (gaming) kian kompetitif. Kini, para penggemar gim seluler tidak lagi harus mengeluarkan anggaran hingga belasan juta rupiah untuk mendapatkan perangkat dengan performa komputasi mumpuni. Sejumlah vendor telah merilis ponsel dengan skor pengujian AnTuTu yang sangat tinggi namun tetap mempertahankan harga yang relatif ramah di kantong.
Vivo iQOO Neo 10 menjadi salah satu kandidat utama bagi para gamer yang mengutamakan kecepatan. Dibekali prosesor Snapdragon 8s Gen 4, perangkat ini mampu mencatatkan skor AnTuTu mencapai 2,1 juta poin. Pengalaman bermain gim berat pun didukung oleh kapasitas baterai jumbo 7.000 mAh serta teknologi pengisian daya cepat 120W, ditambah layar dengan refresh rate 144 Hz yang menjamin visual tetap mulus.
Bagi segmen pengguna dengan anggaran lebih terbatas, Nubia Neo 5G hadir sebagai opsi alternatif yang menarik. Meskipun mengandalkan chipset Unisoc T9300 dengan skor AnTuTu di kisaran 454 ribu poin, ponsel ini dirancang khusus untuk kenyamanan bermain melalui fitur dual shoulder triggers dan sistem pendingin vapor chamber. Penambahan teknologi speaker stereo DTS X Ultra semakin memperkuat imersi bagi penggunanya.
Sementara itu, Infinix GT 50 Pro menawarkan performa yang lebih agresif di kelasnya. Mengandalkan chipset MediaTek Dimensity 8400, perangkat ini sanggup menyentuh skor AnTuTu mendekati 2 juta poin. Dengan dukungan layar AMOLED 144 Hz, ponsel ini menjadi pilihan ideal bagi pemain gim kompetitif yang membutuhkan stabilitas frame rate tinggi saat menjalankan judul-judul gim populer seperti Arena Breakout maupun COD Mobile.