Bupati Gowa, Sitti Husniah Talenrang, mendorong para lulusan baru Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Gowa untuk tampil sebagai pionir yang mengintegrasikan teknologi digital dalam sektor pertanian modern. Ajakan ini disampaikan Bupati saat menghadiri prosesi wisuda 268 mahasiswa Polbangtan Gowa di Aula Syekh Yusuf, Senin (10/8/2026).

Dalam sambutannya, Sitti Husniah menyampaikan apresiasi mendalam kepada para wisudawan yang kini menyandang gelar akademis baru. Ia menekankan bahwa tantangan di sektor pertanian saat ini tidak lagi hanya berkutat pada persoalan konvensional seperti tanah dan pupuk, melainkan telah merambah ke wilayah digitalisasi, kecerdasan buatan (AI), analisis data, hingga rantai pasok global.

"Kabupaten Gowa membutuhkan generasi muda pertanian yang adaptif dan inovatif. Teknologi tidak boleh dipandang sebagai ancaman bagi petani, melainkan sebagai instrumen vital untuk melipatgandakan produktivitas dan meningkatkan kesejahteraan mereka," ujar Bupati Husniah. Ia berharap lulusan mampu mengolah hasil bumi menjadi produk bernilai tambah tinggi.

Lebih lanjut, Pemerintah Kabupaten Gowa menyatakan kesiapannya untuk berkolaborasi dengan para lulusan Polbangtan Gowa dalam menyukseskan berbagai program pembangunan daerah. Kerja sama ini diharapkan mampu mengoptimalkan potensi besar sektor pertanian di wilayah Gowa melalui pendekatan keilmuan mutakhir yang dimiliki para wisudawan.

Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Polbangtan Gowa, Sartika Juwita, mengingatkan para alumni untuk menjaga nama baik almamater melalui karya nyata di tengah masyarakat. Pada wisuda tahun ini, lembaga pendidikan tersebut meluluskan 268 mahasiswa yang terdiri dari 180 orang lulusan program Sarjana Terapan dan 88 orang lulusan jenjang Ahli Madya.