Persaingan sengit para perenang muda resmi dimulai dalam ajang Bengkulu Swimming Championship (BSC) ke-3 Tahun 2026. Sebanyak 728 atlet dari 30 perkumpulan renang memadati Kolam Renang Gelora Merah Putih, Kota Bengkulu, untuk memperebutkan Piala Bergilir Walikota pada kompetisi yang berlangsung dari 29 hingga 30 Agustus 2026.
Asisten I Setda Kota Bengkulu, Alex Periansyah, membuka secara resmi kejuaraan ini mewakili Wali Kota Bengkulu. Dalam sambutannya, Alex menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk terus mendukung kemajuan sektor olahraga, baik renang maupun cabang olahraga lainnya di bawah naungan KONI Kota Bengkulu, guna melahirkan bibit-bibit unggul yang mampu berprestasi di tingkat nasional maupun internasional.
Ketua Panitia BSC #3, Yayat Wahyu, menjelaskan bahwa animo peserta tahun ini sangat tinggi. Dari total peserta, terdapat 414 atlet putra dan 314 atlet putri. Menariknya, kompetisi ini tidak hanya diikuti oleh klub lokal Bengkulu, tetapi juga lima klub undangan asal Sumatra Selatan, yakni dari kawasan Musi Rawas, Lubuklinggau, dan Pagar Alam.
Kejuaraan ini juga menjadi tolok ukur krusial bagi Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Bengkulu. Ketua KONI Kota Bengkulu, Venty Kusumawardani, menyampaikan bahwa ajang ini merupakan jembatan seleksi penting untuk memetakan kekuatan atlet menjelang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Bengkulu yang akan digelar pada awal Desember 2026 mendatang.
Sementara itu, Wakil Ketua Umum Bidang Pembinaan Prestasi KONI Provinsi Bengkulu, Aswandi, menekankan bahwa prestasi olahraga lahir dari proses pembinaan yang panjang dan terstruktur. Pihaknya kini telah menyiapkan program pembinaan khusus dengan sistem promosi dan degradasi untuk menyaring atlet potensial menuju ajang yang lebih tinggi, dengan target utama PON 2028 di Nusa Tenggara Barat dan Nusa Tenggara Timur.