Kepedulian terhadap kesehatan warga lanjut usia (lansia) memicu lahirnya gerakan hidup sehat yang unik di Kabupaten Subang, Jawa Barat. Terinspirasi dari banyaknya jamaah yang mengeluhkan nyeri dan kaku pada lutut saat beribadah, warga setempat kini membiasakan diri untuk melakukan olahraga ringan sesaat setelah menyelesaikan ibadah salat berjamaah.
Kegiatan positif ini awalnya diinisiasi oleh pengurus masjid setempat yang prihatin melihat beberapa jamaah lansia kesulitan saat melakukan gerakan salat, seperti saat hendak sujud atau berdiri. Untuk mengatasi kendala fisik tersebut, disepakati sebuah program peregangan otot dan sendi sederhana berdurasi sekitar 10 hingga 15 menit yang dilaksanakan secara bersama-sama.
Gerakan yang dipraktikkan difokuskan pada latihan mobilitas sendi bawah, peregangan kaki, serta latihan keseimbangan ringan yang aman bagi kelompok usia senja. Meskipun awalnya dirancang khusus untuk lansia, kini aktivitas menyehatkan tersebut mulai diminati oleh jamaah dari berbagai kalangan usia yang ingin menjaga kebugaran tubuh di sela aktivitas harian mereka.
Selain memberikan manfaat medis yang nyata dalam mengurangi kekakuan otot, rutinitas ini juga menjadi sarana silaturahmi yang efektif bagi warga Subang. Melalui langkah sederhana ini, kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kesehatan fisik sejak dini diharapkan terus meningkat, sekaligus mempererat kebersamaan antarwarga.