Wendy Adrian Kristiandi Ratag secara resmi memegang tongkat estafet kepemimpinan Pengurus Provinsi Indonesia Beladiri Campuran Amatir Mixed Martial Arts (Pengprov IBCA MMA) Papua Barat untuk masa bakti 2026–2030. Prosesi pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan tersebut dipimpin langsung oleh Sekretaris Jenderal Pengurus Pusat (PP) IBCA MMA, Maraden Lumban Toruan, dalam agenda Musyawarah Olahraga Provinsi (Musprov) yang berlangsung di Manokwari.

Setelah resmi dilantik, Wendy menyatakan kesiapan dan rasa terima kasihnya atas mandat yang diberikan. Pria yang lebih banyak berkiprah langsung di arena olahraga ketimbang birokrasi ini membagikan kisahnya sebagai mantan pembalap motor berprestasi yang pernah menyumbangkan puluhan piala untuk Kabupaten Teluk Bintuni, sebelum akhirnya mendedikasikan diri dalam pembinaan cabang olahraga bela diri.

Komitmennya dalam mencetak atlet berprestasi dibuktikan lewat kiprah membina sejumlah petarung muda hingga ke tingkat dunia. Beberapa atlet binaannya, termasuk Trinity Nata Gracia Ratag dan Boarnerges Briliant Ratag, sukses meraih gelar juara nasional hingga internasional, bahkan salah satunya berhasil mencatatkan nama dalam Guinness World Records.

Berbekal pengalaman empiris tersebut, Wendy optimistis cabang olahraga MMA di Papua Barat memiliki masa depan yang cerah untuk melahirkan talenta baru. Sebagai langkah awal, kepengurusan baru di bawah komandonya akan segera melakukan safari konsolidasi ke berbagai komunitas dan perguruan bela diri guna menjaring potensi lokal dan memperkuat struktur organisasi.

Guna mewujudkan target besar tersebut, Wendy menekankan pentingnya sinergi yang solid antar-pengurus, dukungan dari pemerintah daerah, serta keterbukaan terhadap kritik yang membangun. Dengan mengusung semangat kerja cepat, kepengurusan IBCA MMA Papua Barat bertekad mempercepat penetrasi olahraga bela diri campuran ini hingga ke seluruh pelosok daerah.