Kota Payakumbuh kembali menorehkan prestasi gemilang di tingkat regional dengan memboyong dua penghargaan sekaligus dalam Kompetisi Inovasi Teknologi Tepat Guna (TTG) Tingkat Provinsi Sumatera Barat. Apresiasi prestisius ini diserahkan langsung oleh Wakil Gubernur Sumatera Barat, Vasco Ruseimy, di sela-sela upacara penurunan bendera HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Kota Padang.

Dua karya inovatif asal Payakumbuh yang sukses memikat dewan juri adalah Alat Pendeteksi Kualitas Makanan dan Minuman Portable yang meraih Juara II kategori TTG. Alat praktis ini dikembangkan oleh inovator muda dari SMP Islam Raudhatul Jannah. Sementara itu, untuk kategori TTG Unggulan, inovasi pemantau hama pertanian berbasis sensor bernama 'Savior' besutan Kepala SMA Boarding School Raudhatul Jannah sukses menyabet Juara III.

Wali Kota Payakumbuh, Zulmaeta, menyampaikan apresiasi mendalam kepada para inovator, tenaga pendidik, serta seluruh pihak yang memberikan dukungan. Ia berharap temuan teknologi praktis ini tidak sekadar menjadi pajangan kompetisi, melainkan dapat diaplikasikan secara luas untuk menjawab berbagai tantangan nyata yang dihadapi masyarakat sehari-hari.

Keberhasilan ini kian mempertegas posisi Payakumbuh sebagai salah satu daerah paling inovatif di Sumatera Barat. Kepala Bappeda Kota Payakumbuh, Syafwal, mengungkapkan bahwa daerahnya mencatat sebanyak 68 inovasi sepanjang periode 2019 hingga 2025. Guna memproteksi kreativitas tersebut, pemerintah daerah berkomitmen memfasilitasi pendaftaran Hak Kekayaan Intelektual (HKI) bagi para inovator lokal mulai tahun depan.

Dalam upaya menjaga iklim riset yang berkelanjutan, Koordinator Inovasi Bappeda Payakumbuh, Robby Hafanos, menjelaskan bahwa penjaringan ide kini diarahkan melalui sistem SIPEKAT untuk memetakan isu strategis daerah. Melalui pemetaan berbasis kebutuhan riil masyarakat ini, diharapkan lahir teknologi solutif yang berdaya guna dan mampu bersaing hingga tingkat nasional.