UIN Syarif Hidayatullah Jakarta mulai mematangkan kesiapan menyambut mahasiswa baru melalui rapat koordinasi Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK) 2026. Bertempat di Ruang Rapat Wakil Rektor 3 Gedung Kemahasiswaan pada Senin (27/7/2026), pertemuan ini memfokuskan pembahasan pada pedoman peserta, logistik, hingga kurasi narasumber.
Mengangkat tema "Cerdas Berteknologi, Bijak Ber-Ekologi", PBAK tahun ini berkomitmen melahirkan generasi ulul albab yang siap berkontribusi bagi peradaban bangsa. Agenda orientasi tersebut dijadwalkan berlangsung secara hibrida (hybrid) selama dua hari, yakni pada 26-27 Agustus 2026.
Rapat koordinasi ini dipimpin langsung oleh Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan Prof. Ali Munhanif, M.A., Ph.D., serta dihadiri jajaran pimpinan kemahasiswaan, para Wakil Dekan dari berbagai fakultas, dan perwakilan organisasi mahasiswa. Selain membahas teknis acara, forum tersebut juga mematangkan pemilihan logo kegiatan berdasarkan nilai estetika dan kedalaman filosofisnya.
Ketua Tim Kemahasiswaan dan Alumni, Muhammad Furqon, M.A., menegaskan bahwa intensitas pertemuan panitia akan ditingkatkan menjadi dua kali sepekan demi memastikan kesiapan yang paripurna. Di samping itu, panitia juga menetapkan aturan berpakaian yang islami dan mewajibkan peserta membawa perlengkapan penunjang fisik seperti tumbler dan masker guna menjaga kesehatan selama acara berlangsung.
Tidak hanya mengenalkan budaya akademik, PBAK 2026 akan diisi dengan sosialisasi berbagai layanan universitas seperti Biro AAKK, Pusat Pengembangan Green Campus, hingga Pustipanda. Panitia menargetkan kehadiran tokoh nasional, praktisi teknologi, dan aktivis lingkungan sebagai narasumber utama untuk menginspirasi mahasiswa baru menuju gerbang Indonesia Emas 2045.