BANYUMAS – Polsek Wangon Polresta Banyumas bersinergi dengan instansi kesehatan setempat untuk mempercepat penanganan kasus Tuberkulosis (TBC). Langkah ini diwujudkan melalui pendampingan langsung oleh Bhabinkamtibmas dalam kegiatan Tracing TBC Terintegrasi CKG yang berlangsung di Balai Desa Windunegara, Kecamatan Wangon, Kabupaten Banyumas, pada Senin (3/8/2026).

Kegiatan skrining kesehatan ini menyasar sedikitnya 100 warga Desa Windunegara. Proses pelacakan kasus ini melibatkan tim medis dari Puskesmas Wangon II, kader kesehatan desa, serta Aipda Sugeng Riadi, S.H. selaku Bhabinkamtibmas setempat yang bertugas memastikan seluruh rangkaian acara berjalan kondusif dan tertib.

Kehadiran kepolisian tidak hanya memberikan rasa aman, tetapi juga sebagai bentuk dukungan moral terhadap program deteksi dini penyakit menular. Melalui pelacakan terintegrasi ini, petugas medis berupaya mengidentifikasi potensi kasus baru sedini mungkin guna memberikan pengobatan secara cepat serta memutus mata rantai penularan TBC di lingkungan keluarga dan masyarakat sekitar.

Kapolresta Banyumas, Kombes Pol Petrus P. Silalahi, S.H., S.I.K., M.H., melalui Kapolsek Wangon, Iptu Kuswanto, S.H., menegaskan komitmen institusinya dalam mendukung penuh program kesehatan nasional. Ia menyebut keterlibatan Bhabinkamtibmas merupakan representasi kehadiran negara di tengah masyarakat, khususnya dalam meningkatkan kualitas kesehatan warga.

"Sinergi yang kuat antara kepolisian, tenaga medis, pemerintah desa, dan kesadaran masyarakat adalah kunci utama keberhasilan penanggulangan penyakit menular ini. Kami berharap upaya kolaboratif ini dapat meminimalisasi penyebaran TBC secara signifikan," ujar Iptu Kuswanto.