Guna menjaring bibit-bibit atlet potensial sekaligus membentuk karakter generasi muda yang positif, Turnamen Bola Voli dan Basket Putra/Putri Antar-SMA se-Kabupaten Purwakarta resmi digelar. Kompetisi yang dilangsungkan dalam rangka memperingati Indorama Founder’s Day 2026 ini resmi dibuka di GOR Disporaparbud Kabupaten Purwakarta pada Jumat (31/7/2026).
Pembukaan ajang olahraga bergengsi tingkat pelajar ini turut dihadiri oleh jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), di antaranya Kapolres Purwakarta AKBP Febri Nurzam, Ketua DPRD Sri Puji Utami, Dandim 0619/Purwakarta Letkol Arh Fredy Jaguar, dan Kepala Kejaksaan Negeri Apsari Dewi. Kehadiran para tokoh daerah ini menegaskan dukungan penuh terhadap pembinaan pemuda melalui jalur olahraga.
Sebanyak 200 pelajar berpartisipasi dalam ajang tahunan yang diinisiasi oleh PT Indorama Purwakarta ini. HRD Manager PT Indorama, DR. Meky, menjelaskan bahwa turnamen ini mempertandingkan 18 tim voli putra dan 18 tim voli putri, serta masing-masing 8 tim basket putra dan putri. Total hadiah yang diperebutkan mencapai Rp40 juta, yang juga diselenggarakan untuk memeriahkan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Dalam kesempatan yang sama, Pimpinan PT Indorama Purwakarta, H. Aliaman Saragih, menyatakan komitmen berkelanjutan perusahaannya dalam pembinaan atlet daerah. Sebagai bentuk motivasi konkret, pihak manajemen menjanjikan bonus tambahan sebesar Rp10 juta bagi peserta turnamen yang berhasil menembus tingkat kompetisi nasional di masa depan.
Sekretaris Daerah Purwakarta, Ir. Sri Jaya Midan, mengapresiasi kontribusi sektor swasta ini. Menurutnya, kompetisi ini menjadi sarana penting dalam mempersiapkan atlet daerah menuju Pekan Olahraga Provinsi (Porprov). Selain prestasi di lapangan, para pelajar berprestasi juga berkesempatan meraih beasiswa pendidikan di Politeknik Engineering PT Indorama.
Kapolres Purwakarta AKBP Febri Nurzam melalui Kasi Humas IPTU Tini Yutini menyampaikan bahwa kepolisian sangat mendukung kegiatan positif ini. Ajang olahraga dinilai efektif dalam menjauhkan remaja dari perilaku menyimpang dan kenakalan remaja. Sinergi antara kepolisian, pemerintah daerah, dan swasta diharapkan mampu menciptakan ruang tumbuh yang sehat bagi generasi penerus.