Organisasi kemasyarakatan (Ormas) Musyawarah Kekeluargaan Gotong Royong (MKGR) sukses menyelenggarakan turnamen olahraga padel bertajuk "Ormas MKGR Open Padel 2026". Melalui kompetisi ini, MKGR tidak hanya ingin mempopulerkan olahraga yang tengah naik daun tersebut, tetapi juga menjadikannya sebagai sarana untuk mempererat kebersamaan dan semangat kolaborasi di kalangan masyarakat.

Ketua Umum DPP MKGR, Wihaji, menjelaskan bahwa esensi permainan padel sangat selaras dengan nilai-nilai gotong royong yang diusung organisasinya, di mana kemenangan dicapai lewat kerja sama tim yang solid. Ia juga menekankan pentingnya MKGR bertransformasi dengan menghadirkan kegiatan inovatif yang dekat dengan generasi muda dan Gen Z, alih-alih hanya berfokus pada agenda rapat internal.

Menyusul kesuksesan gelaran tahun ini, MKGR berencana memperluas jangkauan kompetisi serupa ke berbagai daerah di Indonesia dengan konsep yang lebih variatif. Turnamen selanjutnya pada tahun 2027 dipastikan akan diselenggarakan di Jawa Barat, menyusul keberhasilan provinsi tersebut menyabet gelar juara umum pada kompetisi tahun ini.

Pertandingan final berlangsung sengit dengan memunculkan para juara baru. Pada kategori Mix Doubles, pasangan Sinta Widyana dan Zulfikar sukses meraih podium tertinggi setelah mengalahkan duet Umar Aryo Seno dan Tiyas Fauzia. Sementara itu, di kategori Men's Doubles, pasangan Jojo Sujono dan Riza Pahlevi keluar sebagai juara usai menumbangkan perlawanan Indra Ahmad dan Nicolas Andreano.

Di balik kompetisi, turnamen ini juga membawa misi sosial yang mendalam. Sekretaris MKGR, Daniel Muttaqien, mengumumkan bahwa seluruh uang pembinaan yang diterima oleh para pemenang akan disumbangkan sepenuhnya untuk membantu masyarakat yang terdampak bencana gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT). Langkah ini diharapkan dapat meringankan beban para korban sekaligus menjadi wujud nyata kepedulian sosial organisasi.