Sebagai bentuk kepedulian pascabencana, Kepolisian Resor (Polres) Sikka melalui Seksi Kedokteran dan Kesehatan (Dokkes) mengambil langkah proaktif dengan menyambangi kediaman warga yang menjadi korban kecelakaan saat gempa Flores berkekuatan Magnitudo 7,7 mengguncang wilayah Maumere.

Petugas medis mendatangi rumah Ambrosius Ando, seorang warga Kelurahan Kabor, Kecamatan Alok, Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur. Ambrosius merupakan salah satu korban selamat yang sempat terjatuh dari tangga kapal ke dalam laut di kawasan Dermaga Maumere saat guncangan gempa hebat itu terjadi.

Dalam kunjungan medis yang berlangsung pada Minggu (16/8/2026) pagi tersebut, tim Dokkes melakukan pemeriksaan fisik secara menyeluruh guna memastikan kondisi kesehatan terkini Ambrosius. Selain pemeriksaan kesehatan, petugas juga menyalurkan bantuan obat-obatan dan vitamin yang disesuaikan dengan kebutuhan pemulihan korban.

Pelaksana Harian (PLH) Kabidhumas Polda NTT, Kombes Pol Sajimin, menerangkan bahwa aksi jemput bola ini merupakan wujud nyata kehadiran dan kepedulian Polri di tengah masyarakat terdampak bencana. Ia menegaskan bahwa pemantauan kesehatan secara berkala pascabencana sangat krusial untuk mengantisipasi adanya cedera tersembunyi maupun trauma fisik.

Polda NTT mengimbau masyarakat yang merasakan keluhan kesehatan pascagempa agar segera berkoordinasi dengan petugas lapangan atau mendatangi fasilitas kesehatan terdekat. Seluruh jajaran kepolisian di wilayah hukum Polda NTT dipastikan tetap bersiaga untuk memberikan bantuan kemanusiaan serta menjaga kondusivitas wilayah selama masa pemulihan.