Kontingen Jakarta Barat optimistis menunjukkan performa terbaik dalam Pekan Olahraga Tradisional tingkat Provinsi DKI Jakarta yang akan digelar di GOR Ciracas, Jakarta Timur, pada Kamis (25/6). Kesiapan ini ditandai dengan pelepasan resmi para atlet, pelatih, dan pendamping oleh Wali Kota Jakarta Barat, Iin Mutmainnah, di halaman Kantor Wali Kota pada Rabu (24/6).

Sebanyak 55 atlet akan berlaga dalam berbagai cabang olahraga tradisional, mulai dari lari balok hingga sumpitan. Mereka didampingi oleh sepuluh pelatih dan sepuluh pendamping. Cabang-cabang yang dipertandingkan mencakup kategori SD/sederajat hingga SMA/umum, mencerminkan keberagaman talenta muda Jakarta Barat.

Suasana di antara para atlet dipenuhi semangat dan tekad kuat. Eli, atlet cabang Egrang Putri dari SMAN 96 Jakarta, menyatakan kesiapan dirinya dan tim untuk berjuang maksimal. "Saya bersama tim akan berjuang keras untuk meraih yang terbaik dan jadi juara," ujarnya dengan penuh percaya diri.

Sentimen serupa diungkapkan oleh Yasmin Rahmadina, siswi SMKN 35 Jakarta yang juga bagian dari kontingen. Ia menegaskan komitmen seluruh anggota tim untuk memberikan penampilan optimal bagi nama besar Jakarta Barat. "Semangat dan kompak, kami optimis bisa juara," tambah Yasmin.

Wali Kota Iin Mutmainnah memberikan pesan semangat dan harapan kepada seluruh kontingen. Ia berharap Jakarta Barat dapat kembali merebut predikat juara umum seperti yang diraih pada Pekan Olahraga Tradisional tahun 2024. "Selamat bertanding anak-anaku semua para atlet yang mewakili Jakarta Barat. Semangat dan junjung tinggi sportifitas. Jadikan ini ajang kompetisi yang sehat untuk menambah wawasan dan pengalaman," imbuhnya.