Festival Olahraga Kota Ho Chi Minh pertama tahun 2026 resmi ditutup melalui upacara meriah di Teater Kota pada 11 Juli lalu. Ajang yang berlangsung sejak 19 April ini tercatat sebagai salah satu perhelatan olahraga dengan skala partisipasi terbesar dalam sejarah kota, melibatkan lebih dari 120.000 pelatih dan atlet dari berbagai penjuru wilayah.

Selama periode penyelenggaraan, sebanyak 44 cabang olahraga resmi dan 5 cabang pendukung telah dipertandingkan di lebih dari 40 lokasi berbeda. Kelurahan Cho Lon berhasil mengamankan predikat juara umum dengan perolehan 70 medali emas, mengungguli Kelurahan Ben Thanh dan Kelurahan Saigon yang menempati posisi kedua dan ketiga. Kualitas kompetisi pun mendapat apresiasi tinggi, dengan banyak atlet yang mencatatkan prestasi mendekati standar nasional.

Wakil Ketua Komite Rakyat Kota Ho Chi Minh, Nguyen Manh Cuong, menekankan bahwa ajang ini bukan sekadar kompetisi fisik, melainkan instrumen pembangunan karakter, disiplin, dan penguatan citra kota. Lebih jauh, ia mendorong agar sektor olahraga mulai diintegrasikan ke dalam ekonomi jasa dan kreatif sebagai salah satu pilar pembangunan ekonomi kota di masa depan.

Inovasi penyelenggaraan juga menjadi sorotan, terutama pada upacara pembukaan yang memanfaatkan area terbuka di tepi Sungai Saigon sebagai pengganti stadion konvensional. Pendekatan modern ini memberikan warna baru bagi atmosfer olahraga di kota tersebut. Selain sebagai wadah pencarian bakat, ajang ini berfungsi sebagai uji coba koordinasi lintas sektor pemerintahan menjelang peran Kota Ho Chi Minh sebagai tuan rumah utama Pesta Olahraga Nasional ke-10 yang dijadwalkan berlangsung akhir tahun ini.

Kesuksesan festival ini dianggap sebagai batu loncatan krusial. Dengan pengalaman koordinasi yang matang, pihak pemerintah kota optimis dapat memberikan standar pelayanan dan fasilitas yang prima bagi sekitar 12.000 atlet dan official yang akan hadir dalam perhelatan nasional mendatang pada November hingga Desember 2026.