Federasi Olahraga Domino Nasional (Orado) Provinsi Kalimantan Selatan kini resmi menjadi bagian dari keluarga besar Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kalimantan Selatan. Pengesahan status keanggotaan ini ditetapkan dalam agenda Musyawarah Provinsi KONI yang berlangsung di Banjarmasin pada Sabtu (4/7/2026), menandai babak baru bagi perkembangan olahraga domino di wilayah tersebut.

Ketua Pengprov Orado Kalimantan Selatan, Muhammad Rizwan Arifin, menyatakan bahwa prioritas utama organisasinya pasca-pengesahan adalah melakukan konsolidasi internal. Pihaknya tengah berupaya merampungkan pembentukan kepengurusan di seluruh kabupaten dan kota di Kalimantan Selatan. Saat ini, tinggal tiga wilayah yang masih dalam tahap penyusunan struktur organisasi, sementara 10 daerah lainnya telah mendapatkan mandat untuk segera bergabung dengan KONI di tingkat kabupaten/kota.

Rizwan menambahkan, tingginya antusiasme masyarakat terhadap permainan domino menjadi modal berharga bagi organisasi. Dengan ketersediaan sarana dan prasarana yang memadai, Orado Kalsel berkomitmen untuk segera menggelar serangkaian kejuaraan, mulai dari skala kecil hingga event kompetitif yang lebih besar, guna menjaring dan mengasah talenta atlet lokal.

Target jangka panjang yang diusung Orado Kalsel adalah masuk dalam daftar cabang olahraga yang dipertandingkan pada ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) di Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU). Langkah ini dipandang sebagai upaya strategis untuk meningkatkan derajat olahraga domino agar diakui sebagai cabang olahraga prestasi yang formal dan terukur di tingkat daerah.