Tim dosen dari Jurusan Teknik Kebumian Universitas Jambi (Unja) menghadirkan inovasi pengolahan limbah domestik berbasis teknologi ramah lingkungan di RT 09 Kecamatan Alam Barajo, Kota Jambi. Melalui program Pengabdian kepada Masyarakat (PPM), akademisi Unja memperkenalkan alat insinerator minim asap guna menanggulangi persoalan penumpukan dan pembakaran sampah rumah tangga secara terbuka yang kerap mencemari udara permukiman.

Teknologi insinerator yang digagas ini dirancang khusus untuk memroses pembakaran sampah secara terkendali. Alat ini mampu mereduksi volume limbah rumah tangga dalam jumlah signifikan sekaligus meminimalisasi emisi asap yang dihasilkan. Langkah ini menjadi alternatif konkret bagi warga setempat agar tidak lagi membakar sampah secara konvensional yang dapat merusak kualitas udara dan mengganggu kesehatan lingkungan.

Dipimpin oleh Bagus Adhitya beserta jajaran dosen, tim pengabdian mandiri, dan mahasiswa, kegiatan tersebut berlangsung secara interaktif. Tak sekadar menyerahkan alat, para akademisi turut memberikan edukasi komprehensif mengenai prosedur pengoperasian yang aman, pentingnya memilah jenis sampah sebelum dibakar, hingga pemeliharaan insinerator agar dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan oleh warga setempat.

Ketua RT 09 beserta warga menyambut positif sosialisasi dan demonstrasi teknologi ini. Kehadiran insinerator minim asap dinilai menjadi solusi praktis atas permasalahan pembuangan sampah di tingkat lingkungan RT. Ke depannya, pihak kampus berkomitmen untuk terus melakukan pendampingan dan evaluasi berkala guna memastikan efektivitas pemanfaatan teknologi tepat guna tersebut di tengah masyarakat.