Surabaya kembali menjadi titik temu pelaku industri musik, audio, dan teknologi hiburan melalui penyelenggaraan Surabaya Music Expo (SMEX) 2026. Ajang yang memasuki edisi ke-15 ini digelar pada 25–28 Juni 2026 di Exhibition Hall dan Open Space Grand City Convention & Exhibition (Convex) Surabaya.
Pameran yang diinisiasi PT Hardayawidya Graha tersebut menghadirkan ruang pertemuan bagi distributor, musisi, komunitas kreatif, pelaku usaha, hingga penggemar musik dari berbagai daerah, terutama kawasan Indonesia Timur. Selama empat hari, pengunjung dapat mengenal perkembangan terbaru seputar alat musik, perangkat audio profesional, tata cahaya, multimedia, perlengkapan rekaman, hingga teknologi penunjang pertunjukan.
Direktur PT Hardayawidya Graha, Gito Sugiarto, menegaskan bahwa SMEX tidak hanya dirancang sebagai etalase produk. Menurut dia, pameran ini juga menjadi wadah kolaborasi yang mempertemukan kebutuhan industri musik dan teknologi hiburan dalam satu ekosistem.
“SMEX bukan sekadar pameran produk, tetapi juga wadah yang menghubungkan pelaku industri musik dan teknologi hiburan. Di tengah perkembangan industri yang pesat, SMEX hadir untuk mempertemukan berbagai kebutuhan panggung dan teknologi pendukung dalam satu tempat, sekaligus membuka peluang kolaborasi dan investasi di Jawa Timur maupun Indonesia Timur,” ujar Gito.
Pada tahun ini, lebih dari 100 merek nasional dan internasional ambil bagian dalam SMEX 2026. Para pengunjung berkesempatan melihat langsung, mencoba, sekaligus membandingkan berbagai perangkat terbaru, baik untuk kebutuhan profesional seperti panggung dan studio, maupun penggunaan personal.
Salah satu program yang kembali menjadi perhatian adalah Demo Line Array. Melalui agenda ini, pengunjung dapat merasakan langsung performa sistem audio profesional dari sejumlah merek ternama. Bagi pelaku industri, sesi tersebut menjadi kesempatan penting untuk menilai kualitas perangkat sebelum mengambil keputusan investasi.
Selain pameran produk, SMEX 2026 juga menyajikan berbagai agenda edukatif dan interaktif. Di antaranya Music Clinic, Workshop Audio, peluncuran produk, serta sesi berbagi pengalaman bersama praktisi dan profesional industri. Materi yang dibahas mencakup tren teknologi, perkembangan pasar, tantangan industri, hingga peluang bisnis di sektor musik dan audio profesional.
Penyelenggara menyebut rangkaian kegiatan tersebut menjadi bagian dari komitmen SMEX untuk mendorong peningkatan kompetensi sumber daya manusia di bidang industri kreatif dan teknologi hiburan. Dengan konsep itu, pameran tidak hanya berfungsi sebagai media promosi, tetapi juga ruang belajar bagi pelaku industri dan generasi muda.
Selama lebih dari satu setengah dekade, SMEX tumbuh menjadi salah satu pameran industri musik terbesar di Indonesia Timur. Konsistensi penyelenggaraannya membuat ajang ini ikut menjadi barometer perkembangan teknologi audio, visual, dan hiburan di kawasan timur Indonesia.
SMEX 2026 terbuka untuk umum setiap hari mulai pukul 10.00 hingga 20.00 WIB tanpa biaya masuk. Calon pengunjung dapat melakukan registrasi melalui akun Instagram @officialmusicexpo atau laman pendaftaran resmi yang disiapkan penyelenggara.
Melalui penyelenggaraan edisi ke-15 ini, SMEX kembali menegaskan peran Surabaya sebagai pusat pertemuan inovasi, edukasi, dan kolaborasi dalam mendukung pertumbuhan industri musik serta teknologi hiburan di Indonesia Timur.