Program Studi Matematika Fakultas Sains dan Teknologi (FST) UIN Sultan Maulana Hasanuddin (SMH) Banten menyelenggarakan pelatihan Data Science bagi pelajar tingkat menengah atas se-Provinsi Banten pada Kamis (13/8/2026). Langkah strategis ini bertujuan untuk memperkenalkan penerapan matematika modern sekaligus memotivasi generasi muda agar melihat matematika sebagai ilmu yang aplikatif di era digital.

Agenda edukatif yang berlangsung di lingkungan kampus UIN SMH Banten ini mendapat sambutan hangat dari civitas akademika. Hadir dalam acara tersebut jajaran pimpinan FST, termasuk Dekan, para Wakil Dekan, serta jajaran dosen dan pengurus Program Studi Matematika. Kehadiran delegasi siswa dan guru pendamping dari berbagai daerah turut menyemarakkan jalannya pelatihan.

Ketua Program Studi Matematika UIN SMH Banten, Dimas Kukuh Nur Rachim, M.Sc., menjelaskan bahwa program ini dirancang untuk memperluas cakrawala berpikir para siswa mengenai matematika terapan. Pihaknya sengaja mengundang sekolah-sekolah dari berbagai penjuru Banten—mulai dari Kota Serang, Kota Cilegon, Kabupaten Lebak, Kabupaten Pandeglang, hingga Kota Tangerang—demi mewujudkan pemerataan pemahaman sains.

Menurut Dimas, Data Science kini menjadi salah satu pilar utama teknologi informasi yang fondasinya sangat bergantung pada ilmu matematika. Melalui pelatihan interaktif ini, para siswa diajak memahami bagaimana rumus-rumus matematika bekerja di balik kecanggihan teknologi masa kini, yang diharapkan dapat mempererat kolaborasi antara perguruan tinggi dan sekolah menengah.

Dukungan penuh turut disuarakan oleh Dekan FST UIN SMH Banten, Prof. Dr. Hidayatullah, M.Pd. Dalam sambutannya, ia mengapresiasi komitmen para guru dan antusiasme siswa yang bersedia hadir langsung di kampus. Pertemuan ini diharapkan tidak hanya berhenti sebagai pelatihan seremonial saja, melainkan menjadi pemantik hubungan kerja sama akademis yang berkelanjutan.

Prof. Hidayatullah menegaskan bahwa sinergi antara sekolah dan kampus sangat krusial dalam mencetak generasi yang siap bersaing di dunia kerja. Dengan penguatan kompetensi di bidang sains dan matematika sejak dini, kualitas pendidikan di wilayah Banten diharapkan mampu terus meningkat dan adaptif terhadap arus digitalisasi.