PT Bank KB Indonesia Tbk atau KB Bank menegaskan arah transformasi bisnisnya melalui Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Tahun Buku 2025 yang digelar di Jakarta pada Kamis, 25 Juni 2026.

Dalam forum tersebut, para pemegang saham menyetujui seluruh agenda yang diajukan perseroan. Keputusan itu diarahkan untuk memperkuat fondasi bisnis, menjaga kualitas pertumbuhan, serta mendukung strategi jangka panjang perusahaan di tengah dinamika industri perbankan.

Sepanjang 2025, KB Bank mencatatkan laba bersih konsolidasi sebesar Rp66,59 miliar. Kinerja tersebut menandai perbaikan dibandingkan tahun sebelumnya, seiring peningkatan kualitas portofolio kredit, pembenahan profitabilitas, dan penerapan strategi bisnis yang lebih selektif.

Direktur Utama KB Bank, Kunardy Darma Lie, mengatakan perseroan terus menjalankan agenda transformasi secara konsisten. Menurut dia, perbaikan kinerja keuangan menjadi salah satu cerminan dari penguatan fundamental perusahaan.

“Kami terus meningkatkan kualitas aset, mengembangkan kapabilitas digital, mengoptimalkan efisiensi operasional, serta memperkuat penerapan tata kelola perusahaan yang baik sebagai fondasi pertumbuhan jangka panjang,” ujar Kunardy dalam keterangan tertulis, Jumat, 26 Juni 2026.

Kunardy menambahkan, KB Bank akan terus menghadirkan solusi keuangan yang relevan bagi nasabah. Dengan dukungan KB Financial Group sebagai pemegang saham pengendali, perseroan menargetkan peningkatan daya saing, layanan bernilai tambah, dan manfaat berkelanjutan bagi nasabah, pemegang saham, serta pemangku kepentingan lainnya.

Pada agenda pertama RUPST, pemegang saham menyetujui dan menerima Laporan Tahunan Perseroan, termasuk Laporan Tugas Pengawasan Dewan Komisaris. Rapat juga mengesahkan Laporan Keuangan Konsolidasian untuk tahun buku yang berakhir pada 31 Desember 2025, yang telah diaudit oleh Kantor Akuntan Publik Mirawati Sensi Idris (Moore).

RUPST turut menyetujui penggunaan laba bersih tahun 2025 sebagai laba ditahan. Kebijakan ini ditempuh untuk memperkokoh fundamental bisnis, memperkuat daya saing, dan menopang pertumbuhan yang sehat serta berkelanjutan.

Dalam agenda terakhir, pemegang saham menyetujui perubahan susunan Direksi KB Bank. Rapat menerima pengunduran diri Robby Mondong dan Dodi Widjajanto dari jabatan Direktur Perseroan. KB Bank menyampaikan apresiasi atas kontribusi keduanya, khususnya dalam mendukung proses transformasi perusahaan.

Selain itu, pemegang saham menyetujui pengangkatan kembali Jung Ho Han sebagai Direktur Perseroan. KB Bank juga mengangkat Harryanto Pramono dan Muhammad Rahmat Laksamana sebagai Direktur Perseroan.

Keduanya dijadwalkan bergabung dengan perseroan pada Juli 2026 dan mulai menjalankan tugas serta kewenangannya setelah memperoleh persetujuan melalui Uji Kemampuan dan Kepatutan atau fit and proper test dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Dalam susunan organ perseroan, Stephen Liestyo tercatat sebagai Komisaris Independen. Sementara itu, penguatan jajaran direksi disebut menjadi bagian dari upaya memastikan kesiapan organisasi menghadapi perubahan industri jasa keuangan.

“Dengan penguatan fundamental bisnis, tata kelola yang baik, dan komitmen terhadap inovasi, KB Bank optimistis dapat melanjutkan momentum transformasi dan menciptakan pertumbuhan sehat dan berkelanjutan,” kata Kunardy.