BANYUMAS – Pertunjukan seni tradisional kuda lumping yang digelar di Lapangan Sepak Bola Sri Anom, Desa Karangduren, Kecamatan Sokaraja, Kabupaten Banyumas, sukses menyedot perhatian ratusan warga pada Selasa (4/8/2026). Acara tasyakuran khitanan yang dikemas dengan pentas budaya ini berlangsung meriah dan kondusif berkat pengawalan ketat dari personel gabungan Polsek Sokaraja dan Koramil 04 Sokaraja.
Sekitar 400 penonton memadati area lapangan untuk menyaksikan penampilan memukau dari Grup Seni Kuda Lumping Mugi Rahayu. Kelompok seni asal Desa Pancurendang, Kecamatan Ajibarang, di bawah pimpinan Nisam ini sukses menghibur masyarakat sekaligus menjadi sarana nyata dalam merawat kekayaan budaya lokal Banyumas.
Sebelum atraksi dimulai, Bhabinkamtibmas Desa Karangduren, Aiptu Huseno, memberikan imbauan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). Ia mengajak seluruh elemen yang hadir, mulai dari panitia penyelenggara, seniman, hingga penonton, untuk bersama-sama menjaga ketertiban serta melestarikan (nguri-uri) kebudayaan asli Banyumas secara aman.
Kapolresta Banyumas, Kombes Pol Petrus P. Silalahi, melalui Kapolsek Sokaraja, AKP Wawan Dwi Leksono, menegaskan komitmen Polri dalam mendukung aktivitas positif masyarakat, khususnya yang bersentuhan dengan pelestarian budaya. Sinergi antara penyelenggara dan aparat keamanan dinilai sebagai kunci utama kelancaran acara tersebut.
Kehadiran petugas keamanan di lapangan mendapat respons positif dari warga setempat, yang mengaku merasa lebih tenang dan nyaman menikmati pertunjukan tanpa kekhawatiran akan potensi gangguan keamanan. Hingga akhir acara, situasi di lokasi dilaporkan tetap aman, tertib, dan terkendali.