Industri game kembali diguncang dengan perilisan cuplikan mendalam (extended look) Grand Theft Auto (GTA) VI. Kehadiran video promosi teranyar ini berhasil membangkitkan kembali antusiasme para gamer global, sekaligus menjadi pembuktian bagi Rockstar Games setelah sebelumnya sempat menghadapi kendala kebocoran data oleh peretas. Perilisan cuplikan perdana ini juga menjadi langkah strategis untuk menarik segmen audiens yang lebih luas.
GTA VI menjanjikan narasi yang jauh lebih mendalam melalui dinamika hubungan antara dua karakter utamanya, Jason dan Lucia. Kerja sama emosional kedua karakter ini akan memengaruhi jalannya permainan secara langsung. Selain aspek cerita, Rockstar juga memamerkan sistem pertempuran (combat) yang lebih mulus, transisi senjata yang cepat, serta aksi kejar-kejaran dengan aparat keamanan yang dikemas secara sinematik.
Dari sisi mekanik berkendara, beberapa pengamat industri menyebutkan bahwa kontrol kendaraan dalam GTA VI akan terasa lebih berbobot, menyerupai fisika berkendara pada seri legendaris GTA IV. Pemain juga kini dapat menjarah (looting) senjata langsung dari polisi yang dilumpuhkan. Untuk memperkaya pengalaman bermain, Rockstar mengembalikan berbagai mini-game dan aktivitas sampingan di kawasan Vice City yang sempat absen pada seri kelima.
Eksplorasi menjadi fokus utama dengan peta wilayah yang dirancang jauh lebih luas dari seri sebelumnya. Kendati menawarkan visual luar biasa, Rockstar mengonfirmasi bahwa game ini akan berjalan pada performa 30 FPS dan belum menyediakan mode sudut pandang orang pertama (First Person POV) saat peluncurannya yang dijadwalkan pada November mendatang.