Perusahaan broker institusional terafiliasi Ripple, Ripple Prime, secara resmi memperluas jangkauan pasarnya ke sektor derivatif ekuitas Amerika Serikat melalui peluncuran lini bisnis baru bernama Delta One. Langkah strategis ini memungkinkan investor institusional mendapatkan eksposur langsung terhadap pergerakan saham AS, indeks pasar, hingga aset kripto tanpa kewajiban memiliki aset fisik tersebut secara langsung.

Melalui skema total return swap, Delta One menawarkan instrumen derivatif dengan pergerakan nilai yang selaras satu banding satu terhadap aset acuan. Skema ini dirancang tanpa kompleksitas opsi atau leverage tinggi, sehingga mempermudah pengelola dana seperti hedge fund dan manajer investasi untuk mengoptimalkan efisiensi modal mereka secara aman lewat satu pintu transaksi.

Presiden Ripple Prime, Noel Kimmel, menegaskan bahwa inovasi ini merupakan tonggak pencapaian penting sekaligus kelanjutan alami dari ekosistem yang telah mereka bangun. Untuk memberikan kenyamanan maksimal bagi klien global, platform ini beroperasi tanpa henti selama 24 jam dan dilengkapi fitur cross-margin, yang memungkinkan penggunaan jaminan lintas kelas aset dalam satu akun terpadu.

Ekspansi agresif ini didorong oleh fondasi finansial Ripple Prime yang kokoh, dengan kepemilikan modal bersih teregulasi yang melampaui angka 1 miliar dolar AS. Kekuatan likuiditas tersebut ditopang oleh penerbitan surat utang senior tanpa jaminan senilai 275 juta dolar AS pada Agustus 2026, serta fasilitas pendanaan sebesar 200 juta dolar AS yang diperoleh dari Neuberger Specialty Finance pada Mei 2026.

Sebagai platform hasil akuisisi Hidden Road senilai 1,25 miliar dolar AS pada Oktober 2025, Ripple Prime berkomitmen menjaga transparansi dengan menerapkan model bisnis bebas benturan kepentingan. Perusahaan menegaskan hanya bertindak sebagai penyedia layanan kliring dan pembiayaan transaksi, tanpa terlibat dalam aktivitas perdagangan mandiri maupun pembuatan pasar (market-making).