Peluncuran nasional Garuda Spark Innovation Hub (GSIH) di Nongsa Digital Park (NDP), Batam, menandai babak baru dalam pengembangan ekosistem digital di wilayah tersebut. Pemerintah Kota Batam memanfaatkan momentum ini untuk mendorong generasi muda setempat agar mengambil peran aktif sebagai motor penggerak inovasi teknologi, bukan sekadar menjadi pengguna akhir.

Sekretaris Daerah Kota Batam, Firmansyah, menekankan pentingnya transformasi peran pemuda dari konsumen teknologi menjadi pencipta yang mampu bersaing di kancah global. Menurutnya, potensi besar Batam sebagai pusat industri dan lokasinya yang strategis harus dioptimalkan untuk melahirkan produk digital bernilai tambah tinggi.

Firmansyah juga mengapresiasi langkah Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) serta pengelola kawasan NDP dalam menginisiasi program ini. Ia menegaskan bahwa pembentukan talenta digital yang andal memerlukan proses yang berkelanjutan dan sinergi lintas sektor yang solid antara pemerintah, akademisi, pelaku industri, dan komunitas.

Senada dengan hal itu, Program Director Infinite Learning, Ari Nugrahanto, mengungkapkan bahwa upaya pencetakan talenta di NDP telah membuahkan hasil nyata. Sejak tahun 2019, program pengembangan talenta tersebut telah meluluskan lebih dari 10 ribu peserta, dengan 57 persen di antaranya sukses terserap oleh perusahaan asing, multinasional, maupun korporasi lokal.

Acara peluncuran ini juga dihadiri oleh Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Batam, Rudi Panjaitan, serta Direktur Corporate Affairs NDP, Peters Vincen. Melalui kolaborasi GSIH, Nongsa Digital Park diharapkan semakin kokoh berdiri sebagai pusat inkubasi teknologi yang memfasilitasi lahirnya startup dan karya digital inovatif di masa depan.