Polda Kepulauan Riau resmi membuka Bhayangkara 3 on 3 Championship Tahun 2026 di Grand Batam Mall, Kota Batam. Turnamen bola basket ini menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80 dengan mengusung semangat “Polri Bersama Masyarakat”.
Pembukaan kegiatan tersebut dihadiri Kapolda Kepri Irjen Pol. Asep Safrudin, Wakapolda Kepri Brigjen Pol. Dr. Anom Wibowo, jajaran pejabat utama Polda Kepri, unsur Forkopimda, TNI, pemerintah daerah, pengurus Perbasi, pihak sponsor, serta ratusan peserta dan masyarakat pecinta olahraga basket.
Ketua Perbasi Kota Batam, Junico, menyampaikan apresiasi kepada Polri, khususnya Polda Kepri, yang dinilai memberi ruang nyata bagi perkembangan basket di Kepulauan Riau. Menurutnya, turnamen ini tidak hanya menjadi arena adu kemampuan, tetapi juga wadah pembentukan karakter, sportivitas, dan persaudaraan di kalangan generasi muda.
Junico juga menilai penyelenggaraan turnamen ini menjadi momentum penting menjelang hadirnya ajang basket internasional FIBA 3x3 Women’s Series dan FIBA 3x3 Challenger yang dijadwalkan berlangsung di Batam pada Juli 2026.
Wali Kota Batam sekaligus Kepala BP Batam, Amsakar Achmad, turut mengapresiasi inisiatif Polda Kepri. Ia menyebut kegiatan olahraga seperti ini memberi dampak positif bagi anak muda, sekaligus membantu membangun atmosfer kompetisi sebelum Batam menjadi tuan rumah event basket internasional yang melibatkan banyak negara.
Kapolda Kepri Irjen Pol. Asep Safrudin mengatakan, Bhayangkara 3 on 3 Championship merupakan bentuk kehadiran Polri dalam kegiatan masyarakat yang sehat, produktif, dan membangun kebersamaan. Ia menegaskan Polda Kepri siap bersinergi dengan TNI, pemerintah daerah, dan berbagai pemangku kepentingan untuk mendukung serta mengamankan pelaksanaan event basket internasional di Batam.
“Kehadiran 142 tim yang berpartisipasi menunjukkan tingginya antusiasme masyarakat terhadap olahraga basket. Ini menjadi motivasi bagi kita semua untuk terus mendukung pembinaan olahraga dan pengembangan generasi muda di Kepulauan Riau,” ujar Kapolda Kepri dalam keterangan tertulis, Jumat (26/6/2026).
Kapolda Kepri juga menekankan bahwa keamanan dan ketertiban daerah tidak dapat dibangun oleh satu pihak saja. Diperlukan kolaborasi antara Polri, pemerintah daerah, TNI, komunitas olahraga, pelaku usaha, dan masyarakat agar Kepulauan Riau tetap aman, kondusif, serta berkembang di sektor investasi, pariwisata, dan olahraga.
Pembukaan turnamen ditandai dengan penandatanganan jersey basket oleh Kapolda Kepri dan penyerahan bola basket sebagai simbol dimulainya Bhayangkara 3 on 3 Championship 2026. Ajang ini diharapkan melahirkan bibit atlet berprestasi serta memperkuat nilai sportivitas, persatuan, dan kebersamaan di tengah masyarakat.