Pemerintah Kabupaten Kutai Timur, melalui Dinas Kesehatan (Dinkes), tengah mematangkan kesiapan tenaga medis untuk mendukung operasional Rumah Sakit (RS) Tipe D di Kecamatan Muara Wahau. Langkah ini diambil untuk memastikan pembangunan infrastruktur fisik yang sedang berjalan diimbangi dengan pelayanan medis yang optimal bagi masyarakat setempat.

Kepala Dinkes Kutai Timur, dr. Yuwana Sri Kurniawati, menjelaskan bahwa pemenuhan sumber daya manusia (SDM) kesehatan merupakan aspek krusial yang harus disiapkan sejak awal. Kebutuhan terbesar saat ini mencakup penempatan dokter di Instalasi Gawat Darurat (IGD) serta unit pelayanan rawat inap. Selain dokter umum, pemenuhan dokter spesialis juga menjadi prioritas demi memaksimalkan kualitas pengobatan.

Kehadiran fasilitas kesehatan baru ini dinilai sangat strategis mengingat posisi geografis Muara Wahau yang berada di kawasan pertumbuhan Kutai Timur bagian utara. Selama ini, masyarakat harus menempuh perjalanan jauh menuju Sangatta, Samarinda, atau Balikpapan untuk mendapatkan penanganan medis rujukan. Dengan adanya rumah sakit baru ini, kendala jarak tersebut diharapkan dapat terpangkas secara signifikan.

Pemerintah daerah menargetkan seluruh tahapan, mulai dari pembangunan fisik, penyediaan sarana dan prasarana, hingga rekrutmen SDM, dapat berjalan lancar. Jika seluruh proses sesuai dengan rencana, RS Tipe D Muara Wahau diproyeksikan mulai beroperasi melayani masyarakat luas pada tahun 2029 mendatang.