Ajang olahraga internasional Mediterranean Games ke-20 yang akan digelar di Taranto, Italia selatan, diharapkan menjadi momentum penting untuk menyebarkan pesan perdamaian dunia. Paus Leo XIV menegaskan bahwa olahraga memiliki kekuatan besar untuk menjembatani perbedaan dan mempererat persaudaraan antarbangsa di tengah situasi global yang penuh ketidakpastian.
Dalam kompetisi yang berlangsung dari 21 Agustus hingga 3 September 2026 ini, Takhta Suci mengirimkan delegasi resminya melalui Athletica Vaticana. Sebanyak empat atlet andalan Vatikan siap berlaga, antara lain Fabrizio Peloni dan Tiziano Lucarelli di cabang padel ganda putra, Daniele Fontana di cabang anggar épée, serta Emiliano Morbidelli di cabang balap sepeda. Ajang ini sendiri akan diikuti oleh sekitar 4.000 atlet dari 26 negara di kawasan Mediterania yang mencakup benua Asia, Afrika, dan Eropa.
Harapan tersebut disampaikan langsung oleh Paus dalam doa Angelus di Vatikan. Beliau menginginkan agar turnamen multievent ini tidak sekadar menjadi ajang kompetisi fisik, melainkan menjadi "nubuat perdamaian" yang nyata. Menurut Paus, esensi terdalam dari olahraga tercapai saat persaingan di arena bertransformasi menjadi ruang perjumpaan yang menyatukan umat manusia sebagai satu keluarga.
Sisi spiritualitas juga menjadi bagian penting dalam perhelatan ini. Uskup Agung Taranto, Ciro Miniero, bersama Sekretaris Dikasteri untuk Kebudayaan dan Pendidikan, Uskup Paul Tighe, dijadwalkan memimpin Misa khusus di Katedral Taranto untuk menyambut "Salib Para Atlet". Simbol spiritual yang telah mendampingi berbagai ajang olahraga internasional sejak Olimpiade London 2012 ini akan disemayamkan di katedral sepanjang turnamen berlangsung.
Senada dengan Paus, Uskup Agung Miniero mengungkapkan bahwa olahraga merupakan media efektif untuk meruntuhkan sekat sosial dan memupuk solidaritas, khususnya di era yang dibayangi perang dan krisis iklim. Sementara itu, Prefek Dikasteri Kebudayaan dan Pendidikan, Kardinal José Tolentino de Mendonça, menambahkan bahwa kehadiran Athletica Vaticana merupakan simbol persaudaraan nyata yang menunjukkan bahwa setiap perjuangan hidup layak dihormati.