Pemerintah Vietnam dan Korea Selatan kembali mempertegas komitmen mereka dalam mempererat hubungan bilateral melalui penguatan kolaborasi di sektor kebudayaan, olahraga, dan pariwisata. Pertemuan tingkat menteri baru-baru ini menjadi momentum bagi kedua negara untuk merumuskan arah strategis yang lebih konkret dalam mendukung kemitraan strategis komprehensif yang telah terjalin.

Dalam sektor pariwisata, kedua belah pihak mengakui signifikansi hubungan timbal balik yang terus tumbuh. Korea Selatan tetap menjadi salah satu pasar wisata utama bagi Vietnam, sementara antusiasme wisatawan Vietnam untuk mengeksplorasi destinasi di Negeri Ginseng pun menunjukkan tren positif. Untuk mendukung hal ini, pemerintah Korea berkomitmen menghadirkan produk pariwisata baru yang disesuaikan dengan selera wisatawan Vietnam, termasuk pengembangan destinasi bernilai sejarah yang berkaitan dengan Pangeran Ly Long Tuong sebagai simbol ikatan budaya kedua negara.

Menanggapi inisiatif tersebut, pihak Vietnam menekankan pentingnya pengembangan produk wisata yang tidak hanya menarik, tetapi juga memberikan kenyamanan maksimal bagi wisatawan mancanegara. Menteri terkait dari Vietnam turut menyoroti rencana penyelenggaraan Dialog Tingkat Tinggi tentang Industri Budaya dan Kreatif yang akan dihelat di Da Nang pada tahun 2027, sebagai bagian dari rangkaian APEC. Korea Selatan telah menyatakan dukungan penuhnya terhadap inisiatif tersebut, termasuk kesediaan untuk memfasilitasi partisipasi pelaku bisnis dalam sektor kreatif.

Selain membahas pariwisata dan industri kreatif, pertemuan ini juga mencakup diskusi mengenai peningkatan perlindungan hak cipta serta rencana perluasan kerja sama di bidang olahraga dan permainan video. Kedua negara sepakat bahwa edukasi bagi generasi muda melalui berbagai pertukaran seni dan budaya menjadi kunci utama dalam menjaga keberlanjutan hubungan persahabatan antara Vietnam dan Korea Selatan di masa mendatang.