Perdana Menteri India, Narendra Modi, resmi tiba di Indonesia untuk melakukan kunjungan kenegaraan. Kedatangan beliau di Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta, pada Senin (6/7/2026) malam, disambut langsung oleh Presiden Prabowo Subianto beserta jajaran Menteri Kabinet Merah Putih. Lawatan ini merupakan kunjungan balasan atas kunjungan Presiden Prabowo ke India pada Januari 2025 lalu, yang menandai semakin eratnya hubungan diplomatik antara kedua negara.
Menteri Luar Negeri RI, Sugiono, menegaskan bahwa kunjungan ini menjadi momentum krusial bagi kedua pemimpin untuk mendiskusikan peningkatan kemitraan strategis. Pada hari ini, Selasa (7/7/2026), Presiden Prabowo dan PM Modi dijadwalkan akan menggelar pertemuan empat mata di Istana Merdeka, yang kemudian akan diikuti oleh pertemuan bilateral resmi serta upacara kenegaraan.
Pertemuan tingkat tinggi ini diproyeksikan akan menghasilkan sejumlah nota kesepahaman (MoU) di berbagai bidang vital. Sugiono merinci bahwa sektor-sektor yang akan diperkuat mencakup kerja sama pertahanan, pengembangan teknologi, sektor kesehatan, hingga kemitraan di bidang pendidikan. Langkah ini diharapkan mampu memberikan dampak nyata bagi pembangunan di kedua negara.
Selain agenda resmi kenegaraan, PM Modi juga dijadwalkan akan melakukan kunjungan ke Candi Prambanan di Jawa Tengah. Kunjungan ini memiliki makna historis dan kultural yang dalam, karena berkaitan langsung dengan kesepakatan bilateral mengenai restorasi dan pemugaran situs warisan dunia tersebut sebagai wujud pelestarian budaya bersama antara Indonesia dan India.