BENGKALIS - Guna memperkuat akses pelayanan medis darurat bagi masyarakat, PT Bank Riau Kepri Syariah (BRK Syariah) menyalurkan bantuan Corporate Social Responsibility (CSR) berupa satu unit mobil ambulans kepada Ikatan Keluarga Rantau Bais (IKRAB) Duri, Kabupaten Bengkalis. Armada kesehatan ini dioperasikan penuh selama 24 jam untuk melayani kebutuhan warga yang memerlukan transportasi medis darurat maupun pengantaran jenazah.
Ketua IKRAB Duri, Zuber, mengungkapkan bahwa armada ini merupakan jawaban atas kendala transportasi medis yang kerap dihadapi paguyubannya. Mengayomi sekitar 600 kepala keluarga, organisasi sosial ini sering kali kesulitan ketika harus menangani beberapa warga yang membutuhkan rujukan rumah sakit secara bersamaan. Dengan hadirnya bantuan yang didukung penuh oleh Bupati Bengkalis Kasmarni ini, keterbatasan operasional tersebut kini dapat teratasi.
Fasilitas mobil ambulans ini tidak terbatas pada anggota paguyuban semata, melainkan juga terbuka untuk masyarakat luas yang membutuhkan pertolongan cepat. Zuber menegaskan layanan ini diberikan secara gratis. Pengguna hanya perlu menyumbang biaya bahan bakar secara sukarela jika kendaraan digunakan untuk perjalanan medis jarak jauh. Demi menjamin kelancaran operasional, IKRAB Duri telah menunjuk sopir berpengalaman serta menyiapkan mekanisme perawatan rutin kendaraan.
Sementara itu, Branch Manager BRK Syariah Cabang Bengkalis, Nety Supiaty, menyatakan bahwa program CSR ini merupakan komitmen nyata perusahaan dalam mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat dan pembangunan daerah. Ia berharap armada ini dapat mempercepat respons darurat kesehatan sehingga mampu memberikan dampak sosial yang luas bagi masyarakat Bengkalis.
Selain bantuan di bidang kesehatan, kontribusi BRK Syariah juga diakui masyarakat dalam pemberdayaan ekonomi lokal. Langkah ini terbukti dari berbagai program bantuan sarana usaha bagi para pelaku UMKM di wilayah Rokan Hilir, yang menegaskan peran aktif bank syariah daerah tersebut sebagai mitra strategis pembangunan berkelanjutan.