Meta Platforms Inc. mulai melakukan penyesuaian strategi monetisasi pada perangkat kacamata pintarnya dengan memberlakukan kebijakan berbayar untuk penggunaan fitur berbasis kecerdasan buatan (AI). Langkah ini menandai peralihan model bisnis perusahaan yang sebelumnya memberikan akses lebih leluasa bagi pengguna terhadap inovasi teknologi terbaru mereka.

Berdasarkan kebijakan baru tersebut, pengguna kacamata pintar Meta kini hanya diberikan jatah gratis penggunaan fitur Conversational Focus selama tiga jam setiap bulannya. Setelah kuota tersebut habis, pengguna diwajibkan untuk berlangganan layanan Meta One Premium dengan biaya sebesar US$20 atau setara dengan Rp361.000 per bulan.

Fitur Conversational Focus sendiri merupakan teknologi AI unggulan yang memungkinkan kacamata pintar untuk mengingat konteks percakapan secara berkesinambungan. Kemampuan ini memudahkan pengguna untuk mengajukan pertanyaan lanjutan tanpa perlu mengulang penjelasan latar belakang kepada asisten virtual perangkat tersebut.

Kebijakan ini disinyalir menjadi upaya Meta untuk memperkuat ekosistem layanan berlangganan seiring dengan ekspansi portofolio perangkat wearable mereka. Sebelumnya, perusahaan baru saja merilis lini kacamata pintar model terbaru dengan banderol harga mulai dari US$299, yang semakin melengkapi pilihan perangkat di luar kolaborasi mereka dengan jenama Ray-Ban dan Oakley.