Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Erick Thohir, mendorong organisasi Gerakan Muda untuk Rakyat (Gemura) bersama seluruh elemen pemuda Indonesia untuk bersinergi menyusun cetak biru kepemudaan nasional. Langkah strategis ini disiapkan guna menyongsong peringatan 100 tahun Sumpah Pemuda sekaligus memperkuat fondasi pembangunan bangsa di masa depan.

Himbauan tersebut disampaikan Erick Thohir saat menghadiri pelantikan pengurus Gemura dan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) 2026 di Jakarta, Sabtu (5/9/2026). Dalam arahannya, Menpora menyoroti pentingnya menjaga persatuan di tengah dinamika kepemudaan yang kerap diwarnai isu dualisme, selaras dengan visi Presiden Prabowo Subianto untuk membangun negara atas dasar kebersamaan.

Erick menekankan bahwa rancangan cetak biru kepemudaan ini nantinya akan diserahkan kepada pimpinan negara dan tokoh politik nasional. Dokumen tersebut dirancang untuk merespons berbagai tantangan kontekstual yang dihadapi generasi muda, seperti ketersediaan lapangan kerja, isu kesehatan mental, serta pengembangan ekonomi hijau dan digital.

Guna merealisasikan visi tersebut, Kemenpora telah memfasilitasi sejumlah agenda strategis, di antaranya Wirasena Youth Exchange, Wirasena Youth Camp, Indonesia Youth Summit, dan Wirasena Debate & Speech Competition sebagai ruang akselerasi dan kolaborasi pemuda agar Indonesia tidak tertinggal di kancah global.

Dalam kesempatan yang sama, Utusan Khusus Presiden Bidang Generasi Muda dan Pekerja Seni, Raffi Ahmad, turut berpesan agar Gemura menjadi wadah kaderisasi yang berintegritas. Ia mengimbau para pengurus untuk aktif menghadirkan solusi konkret dan membawa manfaat nyata bagi masyarakat luas.