Kolam Renang Pahoman di Bandar Lampung menjadi pusat perhatian saat menggelar ajang Lampung Fun Swimming Festival 2026 pada 5–6 September 2026. Kompetisi akuatik ini diikuti oleh 1.310 perenang dari 131 perkumpulan dan sekolah, mempertandingkan total 2.681 nomor lomba dari tingkat lokal hingga delegasi asal Sumatra Selatan.

Tak sekadar menjadi arena adu kecepatan di lintasan renang, festival ini dikemas interaktif dengan menyatukan kegiatan olahraga, pengembangan anak, dan pemberdayaan ekonomi masyarakat. Penyelenggara menghadirkan sesi zumba massal yang diikuti sekitar 200 peserta, lomba mewarnai untuk 70 anak usia dini (PAUD), serta memfasilitasi 12 lapak UMKM lokal di area acara.

Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Lampung, Purnama Wulan Sari Mirza, memberikan apresiasi atas integrasi kegiatan ekonomi rakyat dalam ajang olahraga tersebut. Ia menegaskan bahwa fasilitas olahraga daerah memiliki potensi besar untuk menghidupkan perekonomian warga sekitarnya melalui sinergi dengan para pelaku usaha kecil.

Menurut Purnama, keramaian publik yang tercipta dari event semacam ini harus dimanfaatkan secara optimal. Kolaborasi antara penyelenggara kegiatan dan UMKM lokal dinilai menciptakan hubungan yang saling menguntungkan, di mana acara mendapat daya tarik tambahan sementara pelaku usaha memperoleh panggung promosi dan penjualan.

Selain dampak ekonomi, pelibatan anak-anak usia dini melalui kegiatan kreatif seperti mewarnai juga dipandang efektif untuk melatih keterampilan motorik sekaligus mengasah potensi diri sejak awal. Festival ini pun diharapkan mampu memicu lahirnya bibit-bibit atlet renang berbakat sekaligus menjadi contoh kolaborasi event olahraga yang bernilai tambah bagi masyarakat.