Babak baru tata kelola olahraga prestasi di Kalimantan Timur mulai berjalan setelah KONI Pusat menerbitkan Surat Keputusan Nomor 84 Tahun 2026 tentang pengukuhan personalia KONI Kaltim masa bakti 2026-2030.
SK tersebut ditandatangani Ketua Umum KONI Pusat, Letjen (Purn) Marciano Norman, di Jakarta pada Selasa, 23 Juni 2026. Keputusan ini menjadi dasar bagi kepengurusan baru untuk segera menjalankan program pembinaan, koordinasi cabang olahraga, serta persiapan menghadapi sejumlah agenda kompetisi penting.
Pengukuhan itu mendapat respons positif dari Forum Silaturahmi Eks Pengurus KONI Kaltim Masa Bakti 2022-2026. Kelompok mantan pengurus tersebut menyatakan tetap berada di luar struktur organisasi, namun siap memberikan dukungan moral, pengalaman, dan masukan konstruktif bagi kepemimpinan baru.
Juru Bicara Forum Silaturahmi Eks Pengurus KONI Kaltim, H. Zulkarnain, S.Pd., menyampaikan bahwa komposisi kepengurusan yang telah ditetapkan tim formatur perlu diberi ruang untuk bekerja. Ia berharap jajaran baru mampu menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab.
“Kita sangat mendukung komposisi yang telah ditetapkan oleh tim formatur. Semoga amanah dalam mengemban tugas berat ini,” ujar Zulkarnain.
Meski dukungan telah diberikan, forum tersebut mengingatkan bahwa kepengurusan baru tidak memiliki banyak waktu untuk beradaptasi. Sejumlah pekerjaan strategis sudah menanti, terutama berkaitan dengan penyelenggaraan Pekan Olahraga Provinsi atau Porprov VIII Kaltim di Kabupaten Paser pada 14-27 November 2026.
Menurut forum, KONI Kaltim perlu bergerak cepat menata kembali perangkat kepanitiaan agar pelaksanaan Porprov berjalan tertib, sah secara organisasi, dan mampu menjadi ajang kompetisi yang berkualitas bagi atlet daerah. Proses itu dinilai perlu ditempuh melalui mekanisme organisasi, mulai dari rapat pimpinan hingga rapat pleno.
Selain Porprov, agenda lain yang turut menjadi perhatian adalah persiapan menuju PON Beladiri ke-2. Pengurus baru didorong segera membentuk tim pemenangan agar atlet-atlet andalan Kaltim memiliki kesiapan maksimal dan mampu menjaga tradisi perolehan medali di level nasional.
Forum Silaturahmi Eks Pengurus KONI Kaltim menegaskan bahwa pengalaman pengurus periode sebelumnya dapat menjadi modal penting bagi proses transisi. Mereka memposisikan diri sebagai mitra dialog yang kritis namun tetap konstruktif demi penguatan pembinaan olahraga prestasi di Bumi Etam.
Dengan pengukuhan kepengurusan baru ini, harapan besar tertuju pada KONI Kaltim 2026-2030 untuk memperkuat konsolidasi, mempercepat kerja organisasi, serta menjaga daya saing atlet daerah di berbagai kejuaraan nasional maupun internasional.